SURABAYAONLINE.CO – Bupati Sidoarjo H. Subandi melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Desa Watutulis, Kecamatan Prambon, Senin (19/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, Subandi meninjau rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga serta menyerahkan bantuan kursi roda kepada penyandang disabilitas dan penderita stroke.
Sidak turut diikuti Kepala Dinas Sosial Sidoarjo, Baznas Sidoarjo, perangkat desa, serta pengurus RT/RW setempat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan warga yang membutuhkan mendapatkan perhatian dan bantuan.
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah rumah Sukarsih (66), warga RT 02 RW 05 Desa Watutulis. Kondisi bangunan yang ditempati sehari-hari tersebut memprihatinkan karena sebagian konstruksinya hampir roboh sehingga membutuhkan penanganan segera.
Melihat kondisi itu, Subandi memastikan perbaikan rumah akan dimulai dalam waktu dekat. Ia juga meminta pemerintah desa mengajak masyarakat bergotong royong membantu proses perbaikan.
“Insya Allah minggu depan sudah mulai ada perbaikan. Sebelum ada perbaikan, saya minta Pak Kades mengajak warga untuk swadaya, kerja bakti bersama-sama membersihkan dan menyiapkan lingkungan sekitar,” ujar Subandi.
Menurutnya, bantuan anggaran sebesar Rp25 juta perlu didukung partisipasi masyarakat agar proses perbaikan rumah dapat berjalan optimal. Ia menilai, semangat gotong royong menjadi salah satu faktor penting untuk mewujudkan hunian yang layak.
Subandi juga meminta camat dan kepala desa mengawal proses pembangunan agar rumah Sukarsih kembali aman dan nyaman ditempati bersama keluarganya.
“Saya minta Pak Kades dan Pak Camat ikut mengawal pembangunannya. Biar rumah beliau kembali baik lagi, layak huni, dan bisa digunakan untuk keluarganya,” katanya.
Setelah meninjau rumah tidak layak huni, Subandi mengunjungi Zahrotul Ainia (21), warga RT 01 RW 06 Desa Watutulis yang mengalami disabilitas sejak lahir. Dalam kunjungan tersebut, ia menyerahkan bantuan kursi roda standar untuk menunjang mobilitas Ainia dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Subandi juga mengingatkan keluarga agar memanfaatkan layanan BPJS Kesehatan sehingga biaya pengobatan tidak menjadi beban. Jika mengalami kesulitan mengakses layanan kesehatan, keluarga diminta berkoordinasi dengan pemerintah desa.
Kunjungan dilanjutkan ke rumah pasangan suami istri Muksan (64) dan Sudarwati (57), warga RT 02 RW 03 Desa Watutulis. Keduanya mengalami stroke dan menerima bantuan kursi roda standar dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.
Selain memberikan bantuan, Subandi menyampaikan dukungan moril agar keduanya tetap semangat menjalani pemulihan kesehatan. Ia berharap kursi roda tersebut dapat membantu mobilitas mereka sehingga aktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah.
“Dengan bantuan kursi roda ini semoga bisa beraktivitas sendiri dan tidak hanya berada di rumah saja,” tuturnya.
Subandi juga meminta keluarga terus memberikan perhatian dan pendampingan kepada anggota keluarga yang sedang sakit.


