SURABAYAONLINE.CO, Surabaya – Kepanikan melanda komplek ruko kawasan Kalibokor Surabaya, Rabu (14/10) siang. Sebuah ruko yang dijadikan kantor notaris dan pejabat pembuat akta tanah (PPAT) yang satu bangunan dengan Hotel Istana Permata ludes terbakar. Api diduga berasal dari korsleting listrik yang menyebabkan ruko 3 lantai tersebut mayoritas ludes terbakar.

Kebakaran berawal ketika pegawai kantor notaris tersebut mencium aroma asap di lantai 2. Saat diperiksa, asap pekat dan api sudah memenuhi lantau 2 kantor tersebut. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran setempat.

Guna mengantisipasi agar kebakaran tak meluas, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya menerjunkan empat unit mobil pemadam kebakaran.

Kabid Pemadam DPKP Kota Surabaya, M. Rokhim membenarkan objek yang terbakar adalah kantor notaris-PPAT. Saat itu, salah satu pegawai notaris mencium aroma asap saat diperiksa ternyata api asap sudah memenuhi lantai dua kantor. Dugaan kebakaran akibat adanya korsleting listrik.

“Ya benar yang terbakar kantor notaris, yang ludes terbakar di lantai 2 sementara lantai 1 dan 3 hanya terimbas. Sementara ini dugaan kami akibat adanya korsleting listrik di lantai 2,” katanya saat ditemui di lokasi kejadian.

Sekitar satu jam setengah berjibaku memadamkan api, kebakaran akhirnya dinyatakan kondusif. Petugas pemadam kebakaran sempat menghadapi kesulitan, yakni mengeluarkan asap pekat yang memenuhi seluruh ruangan kantor.

“Alhamdulillah tak ada korban luka maupun korban jiwa, namun tadi kami sempat kesulitan mengeluarkan asap. Akhirnya kami mengerahkan blower khusus untuk mengeluarkan asap,” kata M. Rokhim.

Meskipun tak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Belum diketahui pasti dokumen penting seperti perjanjian atau pertanahan apa saja yang terbakar. Namun yang pasti titik api berasal dari lantai 2 kantor tempat dokumen penting disimpan.(*)

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version