SURABAYAONLINE.CO, Surabaya – Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono memimpin upacara pelantikan wakapolda Jatim, penyerahan jabatan irwasda, serta serah terima jabatan sejumlah kapolres jajaran di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Selasa (12/10).

Jabatan Wakapolda Jatim kini diemban Kombes Pol Feri Handoko Soenarso yang sebelumnya menjabat irwasda Polda Sumut. Sementara itu, Kombes Pol Arif Bastari yang sebelumnya menjabat irwasda Polda Jatim mendapat amanah baru sebagai karopaminal Divpropam Polri.

Dalam rangkaian serah terima jabatan tersebut, enam jabatan kapolres jajaran Polda Jatim juga mengalami pergantian. Kapolresta Sidoarjo kini dijabat AKBP Bobby Adimas Candraputra yang sebelumnya bertugas sebagai Kanit 3 Satresmob Bareskrim Polri. Ia menggantikan Kombes Pol Christian Tobing yang mendapat penugasan baru sebagai asesor SDM Kepolisian Madya Tk. II SSDM Polri.

Jabatan Kapolres Ngawi diserahterimakan dari AKBP Prayoga Angga Widyatama kepada AKBP Mohammad Amirul Hakim yang sebelumnya menjabat kasubdit Regident Ditlantas Polda Jabar. Sedangkan AKBP Prayoga Angga Widyatama mendapat amanah baru sebagai kasubbagopsnal Dittipnarkoba Bareskrim Polri.

Kapolres Batu kini dijabat AKBP Panji Gedhe Prabawa, menggantikan AKBP Aris Purwanto yang mendapat penugasan baru sebagai kabagbinops Roops Polda Jatim.

Selanjutnya, jabatan Kapolres Probolinggo Kota dipercayakan kepada AKBP Lucky Permana Putra, menggantikan AKBP Rico Yumasri yang mendapat promosi sebagai wadirresnarkoba Polda Jatim. Jabatan Kapolres Bangkalan diserahterimakan dari AKBP Wibowo kepada AKBP Rossa Purba Bekti. AKBP Wibowo selanjutnya mendapat amanah sebagai wakapolresta Sumenep.

Sementara itu, Kapolres Mojokerto Kota kini dijabat AKBP Dody Munandar, menggantikan AKBP Herdiawan Arifianto yang mendapat penugasan baru sebagai kabagfaskon Rolog Polda Jatim.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier sekaligus penguatan pelaksanaan tugas kepolisian.

Menurutnya, pejabat baru diharapkan segera menyesuaikan diri dengan dinamika dan karakteristik wilayah masing-masing, termasuk membangun komunikasi serta sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat.

“Setiap wilayah memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda. Karena itu, pejabat baru diharapkan segera memahami situasi wilayah, menjaga kesinambungan program yang sudah berjalan baik, serta hadir dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” jelasnya.(*)

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version