SURABAYAONLINE.CO –  Wyeth Nutrition S-26 kembali menggelar S-26 Exceptional Day sebagai bagian dari komitmen mendukung orang tua dalam mempersiapkan anak menghadapi masa depan melalui kombinasi gizi dan stimulasi.

Rangkaian kegiatan tersebut digelar di enam kota dan mencapai puncaknya melalui Momfluencers Gathering di Buumi Playscape Pacific Place, Jakarta.

Dalam kegiatan tersebut, para orang tua diajak memahami perkembangan otak anak, termasuk proses mielinasi yang berkaitan dengan penghantaran sinyal antarsel saraf.

Menurut penjelasan yang disampaikan dalam acara tersebut, mielinasi merupakan proses pembentukan lapisan mielin yang menyelimuti serabut saraf. Proses ini membantu penghantaran sinyal di otak berlangsung lebih cepat dan efisien.

Pihak S-26 menyebut kondisi tersebut berkaitan dengan kemampuan anak dalam memproses informasi, belajar dan beradaptasi terhadap berbagai pengalaman baru.

Category Marketing Manager Wyeth Nutrition S-26 Vera Niki Gozali mengatakan perubahan lingkungan dan perkembangan teknologi membuat kebutuhan anak untuk belajar serta beradaptasi semakin penting.

“Karena itu, berbekal lebih dari 100 tahun keahlian di bidang gizi dan 50 tahun riset perkembangan otak bersama sejumlah universitas ternama dunia seperti University of Cambridge, University of Oxford, ETH Zürich, Cornell University, Technical University of Munich, National University of Singapore, Imperial College London dan lainnya, Wyeth Nutrition dengan research center yang berpusat di Swiss terus mengembangkan pendekatan berbasis sains untuk mendukung perkembangan otak si Kecil,” ujarnya.

Vera mengatakan salah satu riset yang menjadi landasan pengembangan produk S-26 dilakukan bersama Brown University. Menurutnya, riset tersebut menjadi dasar bagi perusahaan dalam mengembangkan pendekatan nutrisi yang diklaim dapat mendukung pembentukan mielin di otak anak.

S-26 kemudian mengembangkan S-26 Procal Gold Multilearn Connect dengan Advanced Formulation.

Perusahaan menyebut produk tersebut mengandung kombinasi Sphingomyelin, Fosfolipid dan Alfa-Laktalbumin, serta AA, DHA, Omega 3 dan 6, Kolin, 15 vitamin dan sembilan mineral.

Formulasi tersebut diposisikan S-26 untuk mendukung proses mielinasi sebagai bagian dari perkembangan otak dan proses belajar anak.

Pakar Neurologi Anak dari Brawijaya Hospital Saharjo, dr. Herbowo A.F. Soetomenggolo, Sp.A, Subsp.Neuro(K), menjelaskan bahwa perkembangan otak berlangsung secara intensif sejak masa awal kehidupan anak.

“Pada 1.000 hari pertama kehidupan anak, otaknya terus membangun dan menyempurnakan koneksi antar sel saraf. Proses penting yang mendukungnya adalah mielinasi, yaitu pembentukan lapisan mielin yang menyelimuti serabut saraf sehingga membantu sinyal atau informasi di otak dihantarkan dengan lebih cepat dan efisien,” jelasnya.

Menurut Herbowo, proses tersebut berperan dalam menunjang kemampuan anak untuk belajar, memproses informasi baru dan mengembangkan kemampuan kognitif.

Ia menambahkan, dukungan terhadap perkembangan anak perlu dilakukan melalui pemenuhan gizi sekaligus stimulasi yang sesuai.

Komponen nutrisi seperti Sphingomyelin, Fosfolipid, Alfa-Laktalbumin, AA, DHA serta Omega 3 dan 6 disebut sebagai bagian dari nutrisi yang perlu diperhatikan.

Selain asupan nutrisi, pengalaman belajar yang beragam juga dapat menjadi bagian dari stimulasi anak. Konsep tersebut dalam kegiatan S-26 disebut sebagai Multi Learning.

S-26 Exceptional Day tidak hanya menghadirkan edukasi mengenai nutrisi dan perkembangan otak.

Rangkaian kegiatan tersebut juga menghadirkan inspirasi dari 26 anak, konten edukasi dari 26 dokter spesialis anak dan psikolog anak, serta kolaborasi dengan 26 komunitas parenting.

Kelas stimulasi digelar di enam kota, yakni Jakarta, Bogor, Surabaya, Medan, Tangerang dan Palembang.

Kegiatan tersebut diarahkan untuk memberikan inspirasi kepada orang tua dalam menghadirkan pengalaman belajar yang beragam bagi anak.

Momfluencer Acha Sinaga juga membagikan pengalamannya dalam mendampingi perkembangan anak.

“Untuk memberikan yang terbaik bagi Jemima, aku memilih S-26 Procal Gold. Hari ini, aku jadi lebih paham lagi tentang manfaat dari susu yang selama ini aku berikan, terutama bagaimana S-26 Procal Gold mendukung perkembangan otak dan proses belajarnya,” kata Acha.

Ia menilai pemberian gizi perlu berjalan beriringan dengan stimulasi melalui berbagai pengalaman belajar.

Selain rangkaian edukasi, S-26 juga menyelenggarakan program S-26 Day Top Spender secara nasional selama periode 26 Agustus hingga 31 Oktober 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada konsumen.

Vera mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya S-26 untuk mendampingi orang tua dalam memberikan dukungan nutrisi dan stimulasi bagi anak.

“Kami percaya setiap anak memiliki potensi hebat selama kita memberikan dukungan gizi dan stimulasi yang tepat agar mereka dapat terus belajar dan menjadi future-ready,” katanya.

Melalui S-26 Exceptional Day, Wyeth Nutrition S-26 menggabungkan edukasi mengenai sains, gizi dan stimulasi sebagai bagian dari upaya mendukung orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak di tengah perubahan lingkungan dan perkembangan teknologi.

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version