SURABAYAONLINE.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar mendorong penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah. Dengan basis lebih dari 18.000 UMKM, Pemkot Blitar menilai potensi tersebut perlu diperkuat agar mampu berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Upaya tersebut dilakukan melalui audiensi Pemkot Blitar dengan Kementerian UMKM di Jakarta, Rabu (16/9/2026). Rombongan Pemkot Blitar dipimpin Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin dan diterima Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza bersama jajaran pejabat kementerian.
Dalam pertemuan tersebut, Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin memaparkan potensi UMKM di Kota Blitar sekaligus membahas langkah konkret untuk mendorong pelaku usaha agar naik kelas.
“Kota Blitar memiliki lebih dari 18.000 UMKM dengan potensi yang sangat besar. Audiensi ini menjadi momentum penting untuk membicarakan arah perkembangan, potensi, serta strategi pendampingan agar UMKM kita tidak hanya bertahan, tetapi juga naik kelas,” ujar Syauqul.
Pemkot Blitar juga meminta dukungan Kementerian UMKM untuk memperkuat sejumlah program pengembangan usaha di daerah. Dukungan tersebut antara lain mencakup fasilitas produksi, ekosistem bisnis, akses permodalan, hingga perluasan akses pasar.
Perluasan pasar yang dibidik tidak hanya mencakup tingkat nasional, tetapi juga peluang ekspor bagi produk-produk unggulan UMKM Kota Blitar.
Kementerian UMKM menyambut positif pemaparan Pemkot Blitar. Sebagai pembina UMKM nasional, kementerian menyatakan komitmen untuk melanjutkan dan memperkuat program pembinaan secara berkelanjutan guna membangun ekosistem UMKM daerah yang semakin tangguh.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Sesmen UMKM Ioto Srinaita Ginting, Deputi Bidang Usaha Mikro Regi Perdana, Deputi Bidang Usaha Kecil Fakhri Syafrizal, Deputi Bidang Usaha Menengah Bagus Rachman, Deputi Bidang Kewirausahaan Rachmadi, serta Direktur SMESCO Dodi Ahmad Syah dan tim tenaga ahli Kementerian UMKM.
Menurut Syauqul, sinergi antara Pemkot Blitar dan Kementerian UMKM diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran untuk meningkatkan daya saing produk lokal.
“Sinergi antara Pemkot Blitar dan Kementerian UMKM ini kami harapkan dapat melahirkan kebijakan tepat sasaran yang merangsang daya saing produk lokal Blitar di pasar global,” tandasnya.


