SURABAYAONLINE.CO – Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, SE., MM., mengajak masyarakat mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta melestarikan jajanan tradisional lokal. Pesan tersebut disampaikan saat mengunjungi pelaku UMKM dan masyarakat di Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, Selasa (15/9/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan setelah Ning Marisa memberikan edukasi dan pendampingan kepada kader TP PKK Kecamatan Kotaanyar. Ia kemudian menyempatkan diri menyapa sejumlah pelaku usaha kuliner lokal yang menjajakan serabi dan amsle.
Di tengah aktivitas warga, Ning Marisa berbincang langsung dengan para pedagang sekaligus mencicipi jajanan tradisional yang menjadi bagian dari kuliner masyarakat Kotaanyar.
Ning Marisa mengaku sudah tidak asing dengan serabi dan amsle yang dijual para pelaku UMKM setempat. Menurutnya, jajanan tersebut sempat muncul di beranda media sosialnya dan ramai diperbincangkan di TikTok.
“Ini jajanan lokal juga viral loh di TikTok, sampai masuk ke beranda saya. Ternyata memang enak dan harganya juga Masya Allah murah. Jadi jangan lupa untuk mendukung UMKM lokal,” ujarnya.
Ia menilai keberadaan jajanan tradisional tidak hanya berkaitan dengan aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari kekayaan budaya yang perlu dipertahankan.
Menurut Ning Marisa, dukungan terhadap UMKM lokal dapat dilakukan melalui langkah sederhana, seperti membeli produk lokal sekaligus membantu mengenalkannya kepada masyarakat yang lebih luas.
“Jangan sampai kita melupakan jajanan lokal kita. Ini bagian dari budaya. Kalau bukan kita yang mendukung dan melestarikan, siapa lagi?” tuturnya.
Kunjungan Ning Marisa di Kotaanyar berlangsung dalam suasana santai. Selain berdialog dengan pelaku UMKM, ia menyapa ibu-ibu dan anak-anak yang berada di sekitar lokasi.
Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi Ning Marisa untuk mendengar secara langsung berbagai kondisi masyarakat, mulai dari aktivitas keluarga, lingkungan hingga persoalan yang berkaitan dengan perempuan dan anak.
Ia juga mengingatkan kaum perempuan agar terus memperkuat perannya dalam keluarga. Menurutnya, perempuan memiliki posisi penting dalam menciptakan suasana rumah yang baik serta mendampingi tumbuh kembang anak.
“Perempuan punya peran yang sangat penting di rumah. Kita menjaga, mendampingi dan mendidik anak-anak kita. Karena anak-anak inilah generasi bangsa kita,” pesannya.
Ning Marisa berharap para ibu tidak hanya menjadi pendamping bagi anak, tetapi juga mampu memberikan perhatian, pendidikan, keteladanan, dan penguatan karakter sejak dari lingkungan keluarga.
Menurutnya, gerakan TP PKK tidak hanya berlangsung melalui forum resmi. Kehadiran di tengah masyarakat juga menjadi bagian penting untuk mendorong pemberdayaan UMKM, menjaga kuliner lokal, serta memperkuat peran perempuan dan keluarga.
“Dukungan kepada UMKM lokal dan pelestarian jajanan tradisional bisa dimulai dari lingkungan sekitar. Dari keluarga pula karakter generasi bangsa dibentuk,” pungkasnya.
Reporter: A. Arif
Editor: Moch. Ali Topan


