SURABAYAONLINE.CO – Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana membuka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) XI dan Dirosah Ulya I GP Ansor di Pondok Pesantren Progresif Bumi Shalawat, Selasa (7/7).

Kegiatan bertema “Membentuk Pemimpin Gerakan Berintegritas, Berwawasan, dan Responsif” ini berlangsung 6–12 Juli 2026. Pesertanya adalah kader terbaik GP Ansor dari Aceh hingga Papua Barat.

Pembukaan turut dihadiri perwakilan Pemprov Jatim, Bupati Mojokerto Gus Barra, jajaran PCNU, para ulama, serta Pengasuh Ponpes Bumi Shalawat KH. Agoes Ali Masyhuri.

Mimik mengapresiasi kepercayaan kepada Sidoarjo sebagai tuan rumah. Ia berharap pelatihan ini melahirkan pemimpin muda yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, dan peka terhadap dinamika sosial.

Ketua Umum PP GP Ansor Addin Jauharudin menegaskan PKN XI adalah bagian penguatan kaderisasi nasional. “Kami desain kader yang relevan dengan zaman tanpa meninggalkan ideologi dan nilai organisasi,” ujarnya.

Ketua PWNU Jatim KH. Abdul Hakim Mahfudz menambahkan, kaderisasi adalah kunci estafet kepemimpinan NU. Organisasi harus ditopang kemandirian, jaringan kuat, dan kader berkualitas.

Materi PKN XI fokus pada tiga kekuatan kader: Power Glue untuk persatuan, Power Bank untuk semangat perjuangan, dan Power Point untuk gagasan serta arah kepemimpinan.

Dengan dukungan Pemkab Sidoarjo, PP GP Ansor, dan PWNU Jatim, PKN XI diharapkan menjadi tonggak lahirnya pemimpin muda NU yang visioner dan berkontribusi untuk umat dan bangsa. (Rin)

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version