SURABAYAONLINE.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban terus memperkuat daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui transformasi digital. Upaya tersebut diwujudkan dengan menggelar Workshop Digital Marketing dan Pengembangan Usaha Berbasis Teknologi Informasi yang diikuti 75 pelaku UMKM di Kabupaten Tuban.

Kegiatan yang diselenggarakan melalui kolaborasi antara Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Tuban dengan PT Inovasi Mahamitra Technology Tuban tersebut berlangsung di Ruang Rapat Diskopumdag Tuban, Rabu (17/6/2026).

Workshop ini menjadi langkah konkret Pemkab Tuban dalam mendorong pelaku UMKM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital sekaligus memperluas akses pasar di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat yang semakin berbasis teknologi.

Kepala Diskopumdag Kabupaten Tuban, Gunadi, mengatakan sektor UMKM memiliki peran strategis sebagai penggerak utama perekonomian daerah. Berdasarkan data terbaru, jumlah pelaku usaha di Kabupaten Tuban mencapai 157.237 unit usaha.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 144.380 usaha atau 91,82 persen berada pada kategori usaha ultra mikro. Selain itu, sektor UMKM juga berkontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja dengan total mencapai 231.242 orang.

“Ini menunjukkan sektor usaha mikro merupakan tulang punggung ekonomi kerakyatan yang harus terus kita dorong agar semakin berkembang,” ujar Gunadi.

Menurutnya, transformasi digital kini menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari oleh pelaku usaha. Pemanfaatan teknologi informasi dan pemasaran digital dinilai mampu membantu UMKM bertahan sekaligus berkembang di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat.

Karena itu, Pemkab Tuban secara konsisten menghadirkan berbagai program peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pendampingan usaha, hingga pelatihan berbasis teknologi guna memperkuat daya saing UMKM lokal.

“Karena itu, kami terus mendorong pelaku usaha untuk meningkatkan kompetensi, berinovasi, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar usahanya semakin maju dan berkelanjutan,” tambahnya.

Gunadi berharap para peserta dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh dalam workshop untuk mengoptimalkan strategi pemasaran digital, memperluas jangkauan pasar, serta meningkatkan nilai tambah produk yang dihasilkan.

Sementara itu, Kepala Bidang UMKM Diskopumdag Tuban, Nindya Mawardhani, menjelaskan bahwa workshop tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari strategi pengembangan bisnis.

Menurutnya, perkembangan teknologi telah mengubah pola perdagangan dan pemasaran. Saat ini, pasar tidak lagi dibatasi ruang dan waktu sehingga pelaku UMKM memiliki peluang lebih besar untuk menjangkau konsumen melalui berbagai platform digital.

“Pemanfaatan teknologi digital harus menjadi bagian dari strategi pengembangan usaha,” tegas Nindya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai konsep dasar digital marketing, strategi pemasaran melalui media digital, hingga pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan efektivitas promosi dan pengelolaan usaha.

Melalui pelatihan ini, Pemkab Tuban berharap UMKM lokal semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, mampu memperluas pasar, meningkatkan penjualan, serta memperkuat daya saing produk di tingkat regional maupun nasional.

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version