SURABAYAONLINE.CO – Produk unggulan Kabupaten Lumajang kembali mencatatkan prestasi. Tempe Wedok asal Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, kini mulai menjadi bagian dari penyediaan pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), menandai semakin kuatnya daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas.
Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan keberhasilan Tempe Wedok masuk dalam rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis menjadi bukti bahwa produk desa mampu berkembang dan bersaing apabila dikelola secara profesional dengan kualitas yang terjaga.
Hal tersebut disampaikan Bupati yang akrab disapa Bunda Indah saat menghadiri Grebek Tempe Wedok 2026 di Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, Senin (15/6/2026).
“Produk yang berasal dari desa memiliki peluang besar untuk berkembang. Tempe Wedok membuktikan bahwa produk lokal dapat memiliki daya saing dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Bunda Indah.
Menurutnya, keberhasilan Tempe Wedok menjadi bagian dari Program MBG harus menjadi motivasi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lainnya untuk terus meningkatkan kualitas produk, kapasitas produksi, dan kemampuan memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang.
Bunda Indah menegaskan bahwa pengembangan UMKM tidak hanya berfokus pada proses produksi, tetapi juga mencakup peningkatan nilai tambah produk, perluasan akses pasar, hingga keberlanjutan usaha dalam jangka panjang.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lumajang terus memperkuat pembinaan UMKM melalui program pendampingan, promosi, pengembangan kapasitas usaha, serta perluasan jejaring pemasaran agar produk lokal semakin kompetitif.
“Kami ingin produk unggulan Lumajang tidak hanya dikenal di lingkungan sendiri, tetapi mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Ketika produk lokal berkembang, maka ekonomi masyarakat juga ikut tumbuh,” katanya.
Pemerintah daerah berharap keberhasilan Tempe Wedok dapat menjadi contoh nyata bagi UMKM lain untuk terus berinovasi dan memanfaatkan peluang pasar yang tersedia, termasuk peluang menjadi pemasok program-program pemerintah.
Menurut Bunda Indah, kekuatan ekonomi daerah dapat dibangun dari produk lokal yang memiliki kualitas, identitas khas, serta kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan konsumen dan pasar modern.
Melalui penguatan UMKM berbasis potensi daerah, Pemkab Lumajang optimistis semakin banyak produk unggulan masyarakat yang mampu naik kelas, memperluas pasar, dan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.


