SAMPANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang kembali memperkuat literasi hukum di kalangan pelajar melalui program Jaksa Masuk Madrasah (JMM). Mengusung slogan ikonik “Kenali Hukum, Jauhi Hukuman”, kegiatan ini digelar di Aula MAN Sampang pada Kamis (30/4/2026).

Langkah preventif ini bertujuan membentuk karakter generasi muda yang taat hukum sekaligus mendukung misi besar pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Sampang, Diecky E.K. Andriansyah, S.H., M.H., memimpin langsung jalannya edukasi. Dalam paparannya, Diecky menyoroti dua isu krusial yang kerap bersinggungan dengan dunia remaja. “Melalui kegiatan ini, kami berupaya bermanfaat dan menjalankan fungsi kejaksaan, yang antaranya pencegahan bullying (perundungan) bagi masyarakat khususnya para pelajar saat ini”tutur Diecky.
“Pemahaman hukum secara dini adalah benteng pertahanan terbaik. Kami ingin siswa mengenali batasan hukum agar tidak terjerumus dalam tindakan yang merugikan masa depan mereka,” tambah Diecky.
Materi kemudian dilanjutkan oleh Moh. Alfin Rizkyanto, S.H., Penelaah Penuntutan yang juga Calon Jaksa. Ia memberikan peringatan keras mengenai bahaya laten narkoba. Menurutnya, literasi hukum di sekolah menjadi kunci agar siswa tidak mudah tergiur oleh peredaran gelap narkotika yang dapat menghancurkan cita-cita.
Kegiatan ini disambut hangat oleh keluarga besar MAN Sampang. Kepala Madrasah, Dr. Matrapi, S.Pd., M.Pd., bersama Wakasek Kesiswaan Chairil Alwan, bersama segenap guru mengapresiasi kolaborasi ini sebagai bentuk perlindungan nyata bagi para siswa.
Turut hadir memberikan dukungan, Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Sampang, H. Imam Mahmudi, S.H., M.AP. Ia menilai kegiatan ini sejalan dengan upaya Kemenag dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan berintegritas.
Pantauan Surabayaonline.co, Lebih dari 100 siswa perwakilan kelas mengikuti jalannya acara dengan antusias. Mereka tidak hanya mendengarkan ceramah, tetapi juga disuguhi tayangan video edukasi yang interaktif.

Program JMM ini merupakan implementasi nyata dari butir ke-4 Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, yakni memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Melalui pemahaman hukum yang matang dari Kejari Sampang, Matrapi berharap seluruh anak didiknya baik siswa maupun siswi MAN Sampang diharapkan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berani bersikap benar, dan mampu membentengi diri dari arus negatif.(Yat/F-R)


