SURABAYAONLINE.CO – Pastikan Anik Maslachah tidak ‘running’ ke bursa calon ketua pada musyawarah cabang (Muscab) pada Sabtu depan. Wakil ketua DPW PKB Jatim ini lebih mempercayakan kader terbaik lainnya yang menahkodai DPC PKB Sidoarjo.
“Saya tidak nyalon, sudah banyak kader yang berkompeten di Sidoarjo,” kata Mbak Anik, sapaan ‘Srikandi’ PKB asal Sukodono ini menanggapi namanya yang semakin mengemuka ke permukaan menjelang Muscab PKB Sidoarjo, selain muncul nama lain, seperti H. Abdillah Nasih, H. Usman dan H. Rizza Ali Faizin.
Gelaran Muscab DPC PKB seluruh wilayah Jatim secara maraton digelar mulai 28 Maret 2026,–untuk gelaran Muscab Sidoarjo akan dihelat pada 4 April mendatang. Terkait bursa bakal calon ketua, pihak DPW PKB telah membentuk tim 7 untuk melakukan pemetaan dan penjaringan yang hasilnya sudah disetor ke DPP untuk dilakukan ‘penggodokan’ yang hasilnya dibawah ke arena Muscab.
Anik yang masuk bagian dari Tim 7 ini menegaskan kembali bahwa dirinya tidak mencalonkan diri atau tidak masuk ke bursa bakal calon ketua DPC PKB Sidoarjo.
Justru dia menilai masih banyak kader partai yang juga berkompeten dan memenuhi kelayakan serta kepatutan memimpin PKB Sidoarjo. “Ndak ada jaminan juga kalau saya yang megang pasti lebih survive. Harus ada regenerasi dan di PKB cukup banyak aset untuk itu,” ujarnya. “Bismillah, moga diberikan yang terbaik, amin,” tambahnya.
Sementara itu, Abdillah Nasih, Ketua DPC PKB Sidoarjo mengatakan terkait bursa bakal calon ketua pihak DPP maupun DPW pasti sangat jeli dan bijak melihat kader-kader terbaik yang ada. “PKB gudangnya kader loyal seperti yang beredar,”paparnya
Cak Nasih, sapaan ketua DPRD Sidoarjo ini bahwa sesuai mekanisme DPP akan melakukan tahap-tahap fit and propertest yang ketat bagi calon-calon yang lolos. “Jadi loyalitas, integritas dan rekan jejak itu yang pasti dicermati DPP dalam tahapan-tahapan tersebut,” tutupnya. (Fid/Rin)


