SURABAYAONLINE.CO – Meminimalisasi kebutuhan air saat libur panjang Hari Raya Nyepi 1948 Saka dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, memastikan distribusi pelanggan aman.
Direktur Utama Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, Priyo Sudibyo, mengatakan pihaknya telah menyiagakan tim operasional 24 jam.
“Layanan distribusi air minum pelanggan tetap berjalan normal,” ujar Dirut saat sosialisasi Siaga Lebaran yang digelar manajemen Tugu Tirta bersama insan pers Malang Raya.
Ditemui secara terpisah, Priyo Sudibyo mengakui, langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh layanan, mulai dari produksi air, distribusi jaringan, hingga layanan pengaduan pelanggan tetap berjalan optimal selama periode libur panjang.
Dikatakan, pihaknya telah menyiapkan skema piket dan sistem standby on call bagi petugas teknis maupun operasional di lapangan.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kontinuitas pelayanan air minum bagi masyarakat Kota Malang, khususnya saat aktivitas warga meningkat selama momen Idul Fitri.
“Pelayanan ini tetap kami siagakan. Jika terjadi potensi gangguan, tim kami siap bergerak cepat agar layanan kepada pelanggan tetap terjaga,” ujar Priyo.
Selain kesiapan petugas di lapangan, perusahaan juga memastikan kanal layanan pelanggan tetap aktif selama 24 jam. Masyarakat dapat menyampaikan laporan atau pengaduan melalui hotline resmi maupun media sosial perusahaan selama periode siaga Lebaran.
Menurut Priyo, komunikasi yang responsif dengan pelanggan menjadi salah satu kunci dalam menjaga kualitas pelayanan, terutama ketika mobilitas masyarakat meningkat saat libur panjang.
“Kami ingin pelanggan tetap merasa tenang selama merayakan Idul Fitri. Jika ada hal yang perlu dilaporkan, masyarakat dapat menghubungi hotline maupun media sosial resmi Tugu Tirta yang tetap aktif,” katanya.
Di sisi lain, Tugu Tirta juga terus memperkuat tata kelola perusahaan dan kinerja operasional. Terbaru, perusahaan daerah tersebut dinyatakan bebas dari sanksi administratif limbah B3 oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur.
Selain itu, Tugu Tirta juga menjadi satu-satunya BUMD di Jawa Timur yang dijadikan percontohan dalam penerapan manajemen risiko dan pencegahan korupsi.
Perusahaan air minum milik daerah ini juga mendapat dukungan dari pemerintah pusat untuk pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), termasuk pengembangan jaringan di wilayah Sumbersari, Merjosari, dan Cemorokandang guna meningkatkan cakupan layanan air bersih di Kota Malang.
Dengan berbagai langkah kesiapsiagaan tersebut, manajemen berharap masyarakat dapat menjalani libur Nyepi dan Idul Fitri dengan nyaman tanpa terganggu oleh masalah pasokan air bersih. (Sap)


