SURABAYAONLINE.CO, Surabaya – Menjelang Hari Raya Idu Fitri, aktivitas belanja masyarakat di Kota Surabaya meningkat signifikan. Warga memanfaatkan hari-hari terakhir Ramadan untuk membeli berbagai kebutuhan Lebaran, mulai dari pakaian hingga sepatu baru. Lonjakan pengunjung ini membuat sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Pahlawan dipadati masyarakat.
Kondisi tersebut juga berdampak pada meningkatnya aktivitas parkir di sekitar kawasan pertokoan. Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya pun menyiapkan langkah penataan untuk memastikan arus lalu lintas tetap terkendali.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dishub Kota Surabaya Trio Wahyu Bowo mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti berbagai laporan masyarakat terkait kondisi parkir di sejumlah titik pusat perbelanjaan. “Kami akan menindaklanjuti laporan yang masuk dan menurunkan petugas ke lapangan untuk melakukan penataan parkir di kawasan pertokoan yang mengalami lonjakan pengunjung,” kata Trio, Minggu (15/3).
Ia menjelaskan, masyarakat juga diimbau agar mematuhi ketentuan retribusi parkir di tepi jalan umum. Sesuai aturan yang berlaku, tarif parkir ditetapkan sebesar Rp2.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp5.000 untuk kendaraan roda empat.
Selain itu, fenomena parkir hingga tiga lapis yang kerap terjadi di kawasan padat pengunjung merupakan persoalan teknis di lapangan yang akan segera ditata oleh petugas. “Kami akan melakukan pengaturan agar parkir kendaraan tidak melebihi dua lajur sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitar pusat perbelanjaan,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, Dishub Surabaya juga menyiapkan penempatan personel di sejumlah titik strategis selama tujuh hari menjelang Hari Raya Idulfitri. Petugas akan membantu mengatur parkir sekaligus menjaga kelancaran arus kendaraan di kawasan yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat.
“Langkah ini dilakukan agar mobilitas warga yang berbelanja kebutuhan Lebaran tetap berjalan lancar tanpa menimbulkan kemacetan di ruas jalan sekitar kawasan perdagangan,” pungkasnya. (*)


