SURABAYAONLINE.CO – Sebuah mobil milik seorang warga di Desa Giripurno, Kecamatan Kawedanan, Magetan, Jawa Timur, terbakar disaat hari H lebaran Idul Fitri hanya tinggal menabuh bedug.

Kebakaran terjadi sewaktu pemilik minibus bermaksud menyalakan mesin kendaraan, yang diluar dugaannya tiba-tiba muncul asap dan api lalu membakar utuh kendaraan, Sabtu (14/03/2026).

Menyaksikan kendaraan bernopol AE 1459 PF miliknya ternyata terbakar dan makin membesar, si pemilik mobil, Misran, kontan berteriak-teriak meminta pertolongan warga.

Masyarakat yang mendengar, segera merespon dengan langsung bergotong royong berupaya memadamkannya. Mereka berjibaku melawan api menggunakan peralatan seadanya sebagai penyiram air.

Mengutip berbagai sumber di lapangan, sesaat setelah Misran menyalakan mesin, muncul asap dan suara letupan. Sejurus kemudian muncul percikan api, yang dengan cepat membesar dan menguasai kendaraan itu.

“Iya benar ada mobil terbakar di wilayah kami. Mobil lama,” kata Kepala Desa Giripurno, Sigit, kepada koresponden.

Api nampak jenak melahap mobil yang terparkir di teras depan rumah itu hingga tinggal kerangkanya. Tidak tercatat adanya kendaraan atau perabotan lain yang ikut terlahap api.

Jago merah tidak merambat ke bagunan lain, maupun rumah di kiri kanannya, lantaran dua unit armada kebakaran Pemkab setempat berikut rescue dan suplay segera tiba dan beraksi.

Para petugas kebakaran melakukan pembasahan untuk memastikan tidak terjadinya potensi munculnya kembali api.

“Kami turunkan dua unit armada kebakatan, satu rescue dan satu unit mobil suplay air. Sudah aman. Sudah dapat diatasi,” ucap Ali Sukamto, Kabid Damkar Pemkab Magetan.

Tidak terdapat adanya korban jiwa maupun luka dalam insiden itu. Namun kerugian materiil yang ditanggung korban ditaksir mencapai Rp. 33 juta.

Sedangkan dugaan sementara terbakarnya kendaraan itu diperkirakan akibat terjadinya kebocoran tangki BBM dan sistem istalasi kelistrikan yang tidak bagus. (fin)

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version