SURABAYAONLINE.CO, Sumenep – Momentum Perayaan Idul Fitri menjadi waktu istimewa bagi Said Abdullah untuk halal bihalal dengan para ulama di Sumenep. Kegiatan anggota Komisi XI DPR disertai dengan kesepakatan bersama untuk memberdayakan ekonomi rakyat, yakni dengan memberikan bantuan untuk memperkuat modal kerja para pelaku UMKM di Sumenep.
Saat berkunjung di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumenep, Said menegaskan komitmennya untuk mendukung program program MUI Sumenep. Khususnya dalam menguatkan para pelaku UMKM sebagai cara mendukung pemberdayaan ekonomi umat Islam.
“MUI Kabupaten Sumenep memiliki binaan pelaku pelaku UMKM di wilayah Sumenep. Kami ingin menjadi bagian yang ingin memperkuat program pemberdayaan UMKM itu. Sebab, para pelaku UMKM tersebut tumbuh, maka akan menopang semakin kuatnya makanan dan produk produk halal,” ujar pria yang juga plt ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.
Tanpa mengurangi tugas utamanya sebagai pembimbing umat Islam, MUI Sumenep rupanya telah lama memiliki koperasi. Dan koperasi tersebut memberikan banyak bantuan permodalan dan pelatihan terhadap para pelaku UMKM.
“Saya melihat langkah ini harus didukung penuh. Sebab, memiliki dampak multiplier secara ekonomi, dan sejalan dengan upaya pemerintah untuk terus memperkuat kapasitas dan kemampuan ekonomi UMKM karena memberikan kontribusi besar bagi serapan lapangan kerja,” ungkap ketua Badan Anggaran DPR ini.
Bantuan permodalan untuk para pelaku UMKM tersebut disalurkan oleh Said Abdullah melalui Koperasi Pemberdayaan Umat yang merupakan koperasi yang didirikan oleh MUI Sumenep. Nyai Yusro selaku ketua Koperasi Pemberdayaan Umat dibawah MUI Sumenep menyampaikan apresiasi positifnya atas bantuan tersebut.
“Saya ucapkan terima kasih yang tidak terhingga kepada Pak Said Abdullah. Bantuan ini akan makin menambah kemampuan modal koperasi dalam memberikan dukungan modal kerja bagi para pelaku UMKM yang berada dalam binaan dan dampingan kami,” ucap Nyai Yusro.
Terhadap 2 UMKM binaan MUI tersebut Said memberikan bantuan Rp 100 juta. Apriesiasi yang sama juga disampaikan oleh Suci Rohani, salah satu pelaku usaha yang selama ini menjadi binaan dari MUI Sumenep.
Suci selama ini mengelola bisnis penyediaan kain kafan siap pakai. Ia berharap melalui bantuan itu makin menambah dan mengembangkan usaha yang dirintisnya selama ini.
“Semoga bantuan ini menambah kemampuan pelayanan yang dilakukan oleh MUI Sumenep melalui kegiatan koperasinya,” pungkasnya.(*)


