Masyarakat Sumenep Pertanyakan Pencairan Bantuan Bencana Alam

SURABAYAONLINE.CO, Sumenep – Masyarakat Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mempertanyakan pencairan bantuan bencana alam yang sampai saat ini belum diketahui asal usulnya.

“Sampai saat ini belum ada dana yang masuk ke kami selaku korban,” kata salah satu korban bencana alam di Sumenep inisial AL, Jumat (13/5/2022).

Al merupakan salah satu warga Sumenep yang terdampak bencana alam angin buting beliung pada Sabtu (9/4/2022). Akibat bencana tersebut, atap dapur korban rusak parah.

Keesokan hari, tepatnya pada Minggu (10/4/2022) Pemkab Sumenep yang dihadiri langsung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mendatangi tempat kejadian perkara dengan memberikan bantuan peralatan sekolah, tikar dan makanan siap saji.

Setelah itu, kata dia, pihaknya dimintai nomor rekening untuk mendapat bantuan. Berdasarkan kategori kerusakan, korban mendapat bantuan Rp500 ribu.

“Nah, ini sampai dimana prosesnya kok tidak ada kabar lanjutan,” ujarnya

Sementara Kalaksa BPBD Kabupaten Sumenep Wahyu Kurniawan Pribadi meminta para korban bencana alam untuk melacak di aplikasi E-Sutanggap.

Namun, pihaknya tidak menjelaskan secara detail terkait fungsi serta cara menggunakan aplikasi E-Sutanggap tersebut.

Aplikasi E-Sutanggap di Launching Pemkab Sumenep pada Rabu (18/11/2021) dengan tujuan mempermudah pelayanan tanggap bencana.

Melalui aplikasi itu, proses pendataan korban terdampak bencana alam di Sumenep mudah diketahui dan divalidasi yang sebelumnya secara manual melalui Desa dan Kecamatan.(Upek)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *