Metaverse Digadang Menjadi Masa Depan Internet, Ini Kata Bos Google

SURABAYAONLINE.CO – Metaverse menjadi teknologi yang jadi bahan pembicaraan. readyviewed Facebook melangkah lebih jauh dengan mengganti nama perusahaan Meta dan memastikan masuk ke Metaverse.

Namun ternyata bos Google, Sundar Pichai menyebutkan masa depan internet bukan pada realitas virtual.

Jauh sebelum ada asisten virtual dari Alexa, Siri dan Google, pencarian internet adalah dasar lama. Sebelum Chrome jadi browser deafult untuk mencari sesuatu, namun dari 2000-an pengguna harus mengetik seluruh www.google.com secara manual untuk mengakses mesin pencarian.

Setelah pencarian dilakukan, maka akan ada dunia yang disajikan bagi para pengguna. Yakni penggabungan internet sesuai dengan yang dicari dan telah secara konstan dilakukan.

Menurut Pichai, ini adalah jalan menuju masa depan internet. “Saya merasa beruntung misi kami tidak lekang waktu,” kata dia, dikutip dari News 18, Jumat (19/11/2021).

“Ada lebih banyak kebutuhan untuk mengatur informasi daripada sebelumnya”.

Dia mengatakan tidak percaya masa depan di tangan virtual namun ada pada AI (artificial intelligence atau kecerdasan buatan).

“Saya selalu bersemangat soal masa depan komputasi imersif, Ini bukan milik perusahaan mana pun. Ini adalah evolusi internet,” kata Pichai.

News 18 mencatat Google sebenarnya juga telah mengambil beberapa kali pendekatan dari produk virtual dan augmented reality. Keberhasilannya, menurut laporan situs tersebut, terbatas.

Pada akhir Oktober, CEO dan pendiri Facebook Mark Zuckerberg memastikan perusahaan mengganti nama dan citra menjadi Meta. Ini membuat perusahaan menyatukan berbagai aplikasi dan teknologi dalam satu merek baru.

Meta juga upaya perusahaan satu langkah lebih lanjut membangun Metaverse. Teknologi ini adalah dunia virtual yang bisa diakses oleh orang-orang dalam perangkat berbeda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *