Jika Elon Menghibahkan 2% Saja Kekayaannya, Maka Ia Bisa Membantu Warga Bumi Dari Bencana Kelaparan

SURABAYAONLINE.CO – Ancaman kelaparan global semakin nyata di dunia. Hal ini diperparah dengan Pandemi Covid-19, perubahan iklim, dan juga kondisi geopolitik yang tidak stabil di beberapa negara.

Laporan terbaru Program Pangan Dunia (WFP) menyebutkan bahwa22,8 juta orang Afghanistan menghadapi krisis kelaparan akut pasca berkuasanya Taliban di negara itu.

Tak hanya di Afghanistan, bencana kelaparan juga terjadi di Ethiopia, dimana pasokan pangan bagi 5,2 juta warga negara itu terancam akibat perang di wilayah Tigray.

Untuk menyelesaikan hal ini, Direktur Eksekutif WFP, David Beasley, meminta agar individu super kaya dunia dapat membantu mengatasi kelaparan dengan menyisihkan porsi yang sangat kecil dari kekayaan mereka. Ia menyebut WFP hanya membutuhkan US$ 6 miliar atau setara Rp 85 triliun untuk menyelesaikan persoalan pangan 42 juta warga dunia.

“US$ 6 miliar untuk membantu 42 juta orang yang benar-benar akan mati jika kita tidak menjangkau mereka. Ini tidak rumit,” tambahnya.

Kepala eksekutif Tesla Elon Musk sendiri memiliki kekayaan sekitar US$ 289 miliar atau setara Rp 4.094 triliun menurut perhitungan Bloomberg. Bila dibandingkan dengan kebutuhan ini, artinya hanya dibutuhkan 2% kekayaan Musk untuk menyelamatkan pangan 42 juta orang.

Sementara itu, menurut kelompok progresif Institute for Policy Studies dan American for Tax Fairness,kekayaan bersih miliarder AS melonjak dua kali lipat saat pandemi Covid-19. secara kumulatif, kekayaan mereka naik hingga US$ 5,04 triliun.