Untag Surabaya Gandeng Kampus Di Tiongkok Dalam Perluas Jaringan Akademis

SURABAYAONLINE.CO – Salah satu perguruan tinggi swasta di Surabaya, Universitas 17 Agustus Surabaya melalui Badan Kerjasama terus menjalin kerjasama dengan berbagai pihak guna menerapkan kebijakan Merdeka Belajar Program, Kampus Merdeka (MBKM) yang menjadi prioritas utama dari program kerja Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (ditjen Dikti) Kemendikbudristek.

Pada Kamis (21/10/21), Rektor Untag Surabaya Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, M.M., CMA., CPA. menandatangani Memorandum of Understanding dengan Changzhou Institute of Industry Technology, Tiongkok. Kegiatan digelar secara hybrid dengan luring terbatas di Ruang Q205-210 Gedung Graha Prof. Roeslan Abdul Ghani lantai 2.

“Merupakan suatu kehormatan untuk bekerjasama dengan kampus bereputasi. MoU dibutuhkan karena legal standing untuk kolaborasi lebih lanjut dan hari ini adalah permulaan yang baik untuk lima tahun mendatang”, ujar Rektor Untag Surabaya, dikutip dari laman resmi Untag Surabaya.

Sementara itu, President of Changzhou Institute of Industry Technology Mr. Yang Jinsong berterima kasih atas sambutan hangat Untag Surabaya serta berkomitmen secara global untuk melakukan kerjasama dengan Untag dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi.

Director of International Exchange and Cooperation Office of Changzhou Institute of Industry Technology Fei Jianming juga mengatakan, melalui kerja sama ini diharapkan bisa saling meningkatkan kualitas agar mahasiswa dan dosen kedua universitas bisa mendapatkan international exposure.

Meski kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual, namun Dekan Fakultas Teknik Untag Surabaya Dr. Ir. Sajiyo, M.Kes. sangat terbuka dan antusias dengan kolaborasi ini.

“Mahasiswa kami beragam, bahkan ada bilingual class. Dengan kolaborasi bersama, maka akan terwujud saling bertukar pengalaman dan ilmu pengetahuan yang luas”, kata Sajiyo.

Kegiatan tersebut ditutup dengan peluncuran Zheng He College dan sambutan dari Ketua Komite Tetap Usaha Ketenagakerjaan KADIN Jatim Maxixe Mantofa, BA yang mengatakan, kerja sama ini menjadi hal positf dan menandakan persahabatan antara dua negara. (Vega)