Duuh, Kakek Penderita Kaki Gajah Ditemukan Jadi Kerangka di Hutan Jati

SURABAYAONLINE.CO , Blitar  – Senen 54 Warga dusun Pakel Desa Kebonsari Kec.Kademangan Kabupaten Blitar ketika mencari rumput di seputaran Hutan Jati untuk ternak kambingnya dikejutkan adanya kerangka manusia yang masih utuh berupa tulang belulang hanya sisakan daging yng nempel pada pahanya, pada Jumat (28/5) sekitar pukul.10.00 WIB.

Temuan Senen itu pun disampaikan kepada Samini yang tak jauh dari Senen saat mencari rumput, temuan itu oleh Senen dan Samini dilaporkan ke Desa Kebonsari Kec.Kademangan, setelah melihat kondisi jasad yang sudah menjadi Kerangka itu, Bakri selaku Kades.Kebonsari melapor ke Polsek Kademangan ( Lobar).

“Awal temuan kerangka manusia tanpa identitas itu dilaporkan ke Polsek Lobar, oleh pak Lurah dan saksi, dan di lanjutkan ke Polres Blitar, selanjutnya di lakukan olah TKP, oleh tim Inafis, terang Kasubag Humas Polres Blitar AKP.Imam Subechi di ruang kerjanya.

Setelah pihak Inafis bersama Babinkamtibmas dan Babinsa Koramil Kademangan mendatangi TKP untuk gelar okah TKP, masyarakatpun tumpah ruah umtuk melihat jalanya olah TKP sekaligus melihat kerangka manusia.

“Saat melakukan olah TKP. salah satu warga melihat sisa daging besar menempel di Kaki kerangka tersebut, salah satu warga masyarakat menduga kerangka itu mirip ayah temanya, setelah dihubungi ternyata benar itu adalah kerangka Sumaji, 90, warga Dusun Krajan Rt02/Rw.02 desa Ngerjo.” tambah AKP.Imam Subechi seijin Kapolres Blitar AKBP.Leonard M Sinambela.

Dalam pemeriksaan awal oleh team Inafis yang disaksikan masyarakat dan Kapolsek Kademangan AKP.Suyatno S.Sos bersama petugas lainnya, ternyata benar kerangka tersebut adalah jasad Sumaji, hal itu dibenarkan Wahyu Kris 32 anak kandung Mbah Sumaji ketika melihat ciri ciri kerangka yang masih ada sisa baju dan celana yang di miliki Sumaji (ayahnya).

” Anaknya mengakui kalau jasad itu adalah ayahnya yang tidak pulang sejak 10 April lalu yang meninggalkan rumah, selain ayahnya menderita sakit kaki gajah juga sudah pikun, menurut Wahyu, ayahnya sudah di cari di beberapa rumah kerabatnya bahkan laporan ke desa, ternyata di temukan di kawasan hutan jati, kini pihak keluarga tidak menginjinkan untuk otopsi, setelah dilakukan identifikasi, pihak keluarga minta mbah Sumaji diminta pihak kekuarga untuk di makamkan, drngan surat pernyataan.” Pungkas Mantan Kapolek Lodoyo Barat ini.Ari.