Jempol 4, Satlantas Trenggalek Penyandang Disabilitas Bisa Mengatur Lalu Lintas

Surabaya Online – Keberadaan sukarelawan pengatur lalu lintas (Supeltas) dinilai membantu tugas-tugas Kepolisian apalagi dengan kondisi minimnya jumlah anggota dan padatnya tugas serta tanggung jawab dalam menjaga dan memelihara Kamtibmas yang kondusif.

Di Trenggalek deperti tahun-tahun sebelumnya saat bulan Ramadan hingga hari raya Idul Fitri 1442 arus lalu lintas mengalami peningkatan cukup signifikan.

Maka keberadaan Supeltas kerap terlihat dibeberapa titik. Para Supeltas ini bekerja menjelang siang dan sore hari. Mereka mengatur lalu lintas secara mandiri dan membantu masyarakat yang ingin melintas atau menyeberang jalan.

Namun di Satlantas Polres Trenggalek, penyandang disabilitas fisik, yakni tuna rungu dan tuna wicara diberi kepercayaan untuk menjadi “Supeltas Twit” atau Sukarelawan Pengatur Lalulintas Tunarungu Wicara Trenggalek.

Supeltas Twit adalah program terobosan terkini dari Satlantas Polres Trenggalek, yakni fokus pada pembinaan dan pelatihan kepada para Supeltas Tunarungu Wicara yang ada di Trenggalek.

Supeltas ini merupakan bentuk kepedulian memberikan ruang dan kesempatan yang sama untuk berkarya bagi Tuna Rungu Wicara di Kabupaten Trenggalek

Kasatlantas Polress Trenggalek AKP Imam Mustolih, S.H., S.I.K., M.Si. menyampaikan sendiri materi tentang pengetahuan dan dasar pengaturan lalu lintas. di ruang tunggu Satpas SIM, Senin, 10 Mei 2021.

“Kita berikan materi utamanya tentang gerakan pengaturan lalu lintas yang berlaku Nasional dan Internasional.” ujar AKP Imam

Dengan gerakan standar tersebut ditujukan kepada pengatur maupun pengguna jalan, sehingga lebih mudah memahami arti berbagai gerakan, dimulai dari menghentikan, menjalankan ataupun mempercepat kendaraan yang melintas.

Dengan demikian niat mereka mengatur lalu lintas tidak malah membuat jalan raya menjadi macet atau bahkan terjadi kecelakaan lalu lintas.

AKP Imam juga menegaskan kepada para Supeltas agar tidak meminta sejumlah uang kepada para pengemudi yang melintas, apalagi secara paksa, yang mana bisa berdampak hukum bagi Supeltas itu sendiri.

Tidak lupa pihaknya menekankan agar para Supeltas wajib menerapkan protokol kesehatan secara disiplin agar terhindar dari terpapar Covid-19.

Pada acara bertajuk `Berbagi Berkah Ramadhan Bersama Supeltas` tersebut, Kasatlantas yang dikenal punya segudang ide dan murah senyum ini, memberikan kejutan berupa tali asih, dan sejumlah paket sembako kepada setiap Supeltas yang hadir.

“Menebar kepedulian kepada saudara kita yang kurang beruntung” Pungkasnya.(*jay)