Tindak Lanjuti Aturan Peniadaan Mudik, Kabupaten Sumenep Siapkan Pos Pantau di Beberapa Pintu Masuk

SURABAYAONLINE.CO, Sumenep – Dalam rangka menindak lanjuti peraturan Pemerintah Pusat Nomor 13 Tahun 2021 tentang peniadaan mudik Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, Bupati Sumenep Madura Jawa Timur, Achmad Fauzi, mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan beberapa pos pantau di beberapa titik perbatasan dan pelabuhan. Pos itu akan digunakan untuk mencegat para pemudik nakal yang abai terhadap aturan pemerintah Nomor 13 Tahun 2021 tentang peniadaan mudik Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri

“Sumenep sudah ada posnya, bahkan kabupaten pertama di jawa timur yang menyiapkan pos penjagaan di perbatasan itu iya kami Sumenep. Artinya, saat ini kita hanya mengantisipasi yang lewat atau yang sakti-sakti,” Katanya. Rabu 05/05/2021

Hal itu ia sampaikan, saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada Apel Operasi Ketupat Semeru 2021 yang diselengarakan Polisi Resort (Polres) Sumenep, di Lapangan Apel Sanika Satyawada

Selain itu, pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan ini mengatakan, Operasi Ketupat Semeru 2021 ini digelar dalam rangka menjaga Sitkamtibmas yang kondusif dan memberikan rasa aman, nyaman kepada masyarakat yang menjalankan puasa.

“Jadi Operasi Ketupat Semeru 2021 ini adalah untuk menjaga Sitkamtibmas. Karena dilaksanakan di bulan Ramadhan dan ditengah pandemi Covid-19, maka juga akan mengamankan penyekatan atau larangan mudik,” ujarnya dalam sambutannya saat pimpin Apel.

Dalam kesempatannya itu Bupati Fauzi juga membacakan amanat Kapolri yang perlu dipedomani guna mendukung keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat-2021.

Sebagaimana dikutip SurabayaOnline.Co dari rilis yang dikeluarkan oleh Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, berikut tujuh amanat Kapolri dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2021.

1. Siapkan mental dan fisik serta jaga kesehatan, niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan YME;

2. Lakukan deteksi dini dengan memetakan dinamika dan fenomena yang berkembang, sebagai langkah antisipasi sedini mungkin untuk mencegah aksi yang meresahkan masyarakat;

3. Tingkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan pengamanan dan antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror dan kriminalitas yang memanfaatkan momentum bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 1442 H;

4. Laksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik, lengkapi sarpras dan perlengkapan perorangan yang memadai, serta lakukan penugasan anggota dengan buddy system;

5. Laksanakan penegakan hukum secara profesional dan proporsional serta bertindaklah secara tegas namun humanis terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas;

6. Mantapkan kerja sama, sinergi, dan
soliditas para pihak yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan operasi;

7. Tetaplah menjadi teladan bagi keluarga, rekan, dan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan mencegah penyebaran Covid-19, yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, serta menerapkan pola hidup sehat dan bersih.

8. Pastikan petugas frontliner telah melaksanakan program vaksinasi sebanyak 2 kali. Thofu