Bangun Desa Pangkahkulon, Kades Fauron Janji Terapkan Transparansi dan Kebersamaan

SURABAYAONLINE.CO, GRESIK – Kepala Desa Pangkahkulon Ahmad Fauron, menyatakan bersyukur sekaligus berterimakasih karena untuk kedua kalinya mendapat amanah sebgaai Kades Pangkahkulon periode 2019 – 2025.

Ia juga berterimakasih kepada masyarakat Pangkahkulon, yang kemnbali mempercayainya untuk memimpin desa yang letaknya dinpinggir laut.

“Saya mengucapkan terimakasih, kepada masyarakat Pangkahkulon yang kembali memberi saya amanah sebagai pemimpin desa. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati Gresik, yang telah melantik saya,” ujar Ahmad Fauron usai dilantik Bupati Sambari Halim Radianto bersama 263 kades lainnya, Senin (9/9).

Dikatakan Fauron, progres kerjanya dalam waktu dekat ini, adalah menyatukan kembali seluruh komponen masyarakat Pangkahkulon

“Tujuannya apa, seperti instruksi bapak bupati, adalah agar dalam 6 tahun ke depan pemerintahan saya nanti, program kerja desa bisa terwujud sesuai rencana,” ujarnya.

Kades Ahmad Fauron juga berjanji, dalam pemerintahan periode keduanya ini, dirinya akan menerapkan manajemen yang transparan serta kebersamaan.

Apalagi sekarang ini, tekonolgi sudah semakin maju sehingga semua data bisa diakses siapapun. Untuk itu, pihaknya akan membahas semua permasalahan desa dengan melibatkan semua unsur masyarakat.

“Tahun ini progres kita adalah, menyelesaikan program kerja tahun kemarin. Memasuki tahun anggaran baru, kita akan melibatkan seluruh unsur masyarakat untuk membahas Musrenbangdes (Musyawarah Rencana Pembangunan Desa) 6 tahun ke depan. Unuk itu, kita akan mengajakserta karang taruna, kelompok masyarakat, tokoh masyarakat dan lembaga desa,” ujar Ahmad Fauron.

Saat memberikan sambutan usai melantik 264 kepala desa hasil Pilkades 31 Juli 2019, Bupati Dr. Sambari Halim Radianto didampingi Wakil Bupati Dr. Mohammad Qosim, mengingatkan empat hal yang harus dilakukan kades yang baru dilantik.

Yaitu transparansi, akuntabilitas, pelibatan seluruh masyarakat desa dan disiplin tertib administrasi. Bupati juga mengingatkan agar kades yang dilantik untuk melupakan masa lalu, sekaligus menjalin silaturahmi degan seluruh masyarakat desanya.

“Masa lalu adalah agar Anda melupakan apa yang anda keluarkan saat mengikuti pilkades. Yang penting Anda harus merangkul semuanya, terutama calon kepala desa yang tidak terpilih beserta tim suksesnya,” jelasnya.

Dari 264 kades yang dilantik, sebanyak 13 orang adalah kades perempuan dan 251 Kades laki-laki. Dari jumlah masa tugasnya, 61 orang sudah menjabat untuk yang ketiga kalinya. 82 lades sudah menjabat periode yang kedua. Sedangkan 121 orang adalah kades yang baru pertama menjabat. (san)