Empat Kali Berturut turut, Pemkab Gresik Terima Opini WTP

SURABAYAONLINE.CO, GRESIK – Untuk keempat kalinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP) atas LKPD (Laporan Keuangan Pemerintah Daerah) 2018.

Ini adalah predikat ke empat, setelah tiga tahun sebelumnya, yaitu tahun 2015, 2016 dan 2017, Pemkab Gresik meraih predikat serupa untuk laporan keuangan.

Hal tersebut membuktikan, akuntabilitas Pemkab benar-benar teruji atas pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Timur beberapa waktu yang lalu.

Opini WTP dari BPK tersebut, diterima Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto dari Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Harry Purwaka, di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Jumat (24/5).

Harry Purwaka mengatakan, pemberian predikat terhadap Kabupaten/kota tersebut adalah atas pelaporan laporan keuangan pemerintah yang berbasis akrual.

Akrual adalah metode akuntansi dimana penerimaan dan pengeluaran, diakui atau dicatat ketika transaksi terjadi. Bukan ketika uang kas untuk transaksi-transaksi tersebut diterima atau dibayarkan.

“Penggunaan sistem berbasis akrual inilah yang akan membuat transparansi, dibidang laporan keuangan berjalan semakin baik,” ucap Harry Purwaka.

“Saya ucapkan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Gresik dan juga kabupaten/kota lainnya yang telah meraih opini WTP,” imbuhnya.

Bupati Dr. H. Sambari Halim Radianto mengatakan, opini WTP dari BPK tersebut akan menjadi motivasi bagi Pemkab Gresik dan seluruh jajarannya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur. Prestasi ini kami dapatkan seiring dengan Standart Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Gresik yang sudah berpredikat A,” kata Bupati Sambari.

Dirinya menyebutkan, opini WTP yang diperoleh Kabupaten Gresik melalui berbagai proses dengan mengedepankan fungsi dan system pengendalian internal.

Arahan dan catatan dari BPK, dari tahun-tahun sebelumnya terus diperbaiki. Sehingga menurunkan tingkat kesalahan, serta pengelolaan keuangan menjadi semakin efektif, efisien dan akuntabel.

Bupati Sambari berharap, Pemkab Gresik bersama seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terus konsisten dalam uaya mengingkatkan akuntabilitas.

“Saya berharap prestasi yang sudah baik ini dapat secara konsisten untuk dipertahankan. Sehingga kinerja pemerintah daerah semakin baik, professional dan akuntabel,” harap Bupati. (adv/san)