SURABAYAONLINE.CO – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mengapresiasi peluncuran aplikasi mobile banking J-Connect versi terbaru milik Bank Jatim yang dinilai menghadirkan inovasi digital dengan 36 fitur unggulan, cepat, dan aman.
Peluncuran J-Connect digelar di Grand City Surabaya, Minggu (3/5/2026). Emil menilai penguatan layanan digital menjadi kebutuhan utama perbankan di tengah perubahan perilaku masyarakat yang semakin mengandalkan transaksi berbasis gadget.
“Bank harus memiliki keunggulan layanan digital. Saat ini masyarakat sudah banyak bertransaksi secara non-konvensional, sehingga inovasi seperti J-Connect menjadi langkah penting,” ujar Emil.
Ia menyebut, pengembangan J-Connect versi terbaru tidaklah mudah karena harus melalui proses persetujuan ketat dari Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia guna memastikan keamanan sistem bagi nasabah.
Dengan dukungan regulator tersebut, Emil optimistis jumlah pengguna J-Connect akan meningkat signifikan dari sekitar 1 juta pengguna menjadi 2 juta pengguna pada 2026.
Menurutnya, 36 fitur yang dihadirkan merupakan hasil evaluasi dan masukan langsung dari nasabah, sehingga mampu memberikan kemudahan transaksi sekaligus meningkatkan daya saing Bank Jatim di industri perbankan nasional.
“Fitur ini dirancang agar lebih ramah pengguna dan kompetitif dengan bank-bank terbaik di Indonesia,” tambahnya.
Emil juga menegaskan peran strategis Bank Jatim sebagai bank induk bagi sejumlah bank daerah seperti NTB, NTT, Sulawesi Utara, dan Lampung. Sinergi tersebut memungkinkan pengembangan fitur J-Connect untuk diperluas secara regional.
Lebih lanjut, Emil mengajak masyarakat Jawa Timur untuk memanfaatkan layanan J-Connect sebagai bagian dari dukungan terhadap pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa Bank Jatim merupakan bank milik masyarakat yang berkontribusi pada sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur di Jawa Timur.
“Aplikasi J-Connect adalah lompatan penting yang perlu didukung bersama karena dampaknya langsung ke pembangunan daerah,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Jatim, Winardi Legowo, mengatakan peluncuran J-Connect tidak lepas dari dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Proses peluncuran dilakukan secara bertahap sejak 18 April hingga resmi diperkenalkan pada 1–3 Mei 2026.
Ia menjelaskan, aplikasi J-Connect kini juga dapat digunakan oleh Warga Negara Indonesia yang bekerja di Malaysia dan Arab Saudi. Ke depan, layanan ini akan diperluas ke sejumlah negara tujuan Pekerja Migran Indonesia (PMI) seperti Hong Kong, Taiwan, dan Turki.
“Ekspansi ini akan kami sesuaikan dengan potensi jumlah PMI di masing-masing negara,” ujarnya.
Dengan berbagai pembaruan tersebut, J-Connect diharapkan menjadi platform digital utama untuk transaksi dan solusi keuangan masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Bank Jatim sebagai motor penggerak ekonomi di Jawa Timur.


