SURABAYAONLINE.CO-Malang (Jatim) – KPJK (Komunitas Peduli Jasa Konstruksi) mengkritisi komentar ketua komisi C DPRD kota Malang Fathol Arifin yang menyatakan bahwa ada hal mistis pada kasus ambrolnya plensengan Kedungkandang kota Malang yang baru saja dibangun.
Menurut ketua KPJK Agus Mulyono dalam acara syukuran KPJK yang bertempat di jalan Karya Timur kota Malang (29/11/2020) menyatakan
“KPJK berdiri karena kepedulian masyarakat yang melihat bahwa banyak sekali proyek pemerintah yang berjalan tidak sesuai dengan benar banyak sekali kecurangan dan “permainan” dalam proyek yang dilakukan oleh pemerintah baik itu proyek yang melalui PL maupun lelang.
Dan alhasil semua proyek tidak berjalan sesuai dengan prosedur pengerjaan dan mendapat hasil yang semestinya bahkan menggangu kenyamanan warga kota Malang untuk melakukan aktifitas sehari-hari.
Menilai begitu banyaknya indikasi permainan dalam proyek seperti potongan fee dan sebagainya yang dikeluhkan oleh para kontraktor juga imbas proyek yang membuat masyarakat terganggu menggugah kami untuk mendirikan organisasi ini.
Salah satu contoh kasus proyek pemerintah kota Malang yang masih hangat saat ini yaitu ambrolnya plensengan jembatan Kedungkandang yang baru saja dibangun,kami menilai pernyataan ketua Komisi C DPRD kota Malang Fathol Arifin yang menyatakan ada hal mistis pada kasus plengsengan yang ambrol tersebut.
ini jelas-jelas komentar yang tidak relevan dan masuk akal apalagi ini adalah pernyataan anggota dewan.
jelas bahwa ambrolnya plengsengan itu pasti karena kesalahan dalam pekerjaan dan perencanaan proyek tidak mungkin karena hal-hal yang tidak masuk akal itu salah satu contoh kasus proyek yang kami akan kawal dan masih banyak lagi proyek pemerintah yang akan terus kami awasi serta kritisi.
Dalam waktu dekat ini kami akan mendatangi plensengan Kedungkandang tersebut untuk melihat langsung apa yang sebenarnya terjadi dilapangan”paparya
(Hermin/Red)


