SURABAYAONLINE.CO – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis hari ini, ekonomi Indonesia pada kuartal III/2026 tumbuh 5,47% secara yoy, lebih tinggi dibandingkan kuartal III/2025 yang tercatat sebesar 5,04%.
“Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III/2026 bila dibandingkan dengan triwulan III/2025 atau secara yoy tumbuh sebesar 5,47%,” kata Moh. Edy Mahmud, Deputi Bidang neraca dan Analisis Statistik BPS, dalam konferensi persnya pada hari ini, dikutip dari Bisnis.com
Edy dalam penjelasannya mengungkap bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia berdasarkan produk Domestik bruto atas dasar harga berlaku tercatat Rp6.741 triliun, sedangkan berdasarkan harga konstan mencapai Rp3.633,2 triliun. “Kinerja ini ditopang oleh aktivitas ekonomi domestik,” katanya
Ia menambahkan bahwa rerata pertumbuhan ekonomi Indonesia dari kuartal I hingga kuartal III 2026 berada di angka 5,45%, berpatokan pada perolehan kuartal I sebesar 5,61%, kuartal II sebesar 5,29%, dan kuartal III sebesar 5,47%.
BPD mencatat bahwa seluruh lapangan usaha tumbuh positif, seperti industri pengolahan, pertanian, perdagangan, konstruksi, dan pertambangan. (RM)


