SURABAYAONLINE.CO – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) memperkuat sinergi kelembagaan dengan Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Jawa Timur melalui kerja sama pemanfaatan produk dan layanan jasa perbankan. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di Kantor Pusat Bank Jatim, Senin (12/10/2026).
MoU tersebut ditandatangani Direktur Ritel & Syariah Bank Jatim Tonny Prasetyo bersama Ketua Pengurus PWRI Provinsi Jawa Timur Dr. H. Mashoed, M.Si.
Pada kesempatan yang sama, kedua pihak juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) mengenai pembuatan dan pemanfaatan Kartu Debit Bank Jatim dengan skema co-branding sebagai Kartu Tanda Anggota (KTA) PWRI.
PKS tersebut ditandatangani Vice President Dana dan Jasa Bank Jatim Yetty Fitria bersama Ketua Pengurus PWRI Provinsi Jawa Timur Dr. H. Mashoed, M.Si.
Direktur Ritel & Syariah Bank Jatim Tonny Prasetyo mengatakan, kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat, termasuk anggota PWRI di Jawa Timur.
Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan memberikan kemudahan akses terhadap berbagai produk dan layanan perbankan sekaligus menghadirkan nilai tambah bagi anggota organisasi.
“Kerja sama ini menjadi bentuk komitmen Bank Jatim untuk terus memperluas jangkauan layanan perbankan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis. Kami berharap sinergi bersama PWRI Jawa Timur dapat memberikan manfaat nyata bagi para anggota, khususnya melalui pemanfaatan layanan keuangan yang terintegrasi dan semakin mudah diakses,” ujarnya.
Dalam ruang lingkup MoU, Bank Jatim dan PWRI Jawa Timur sepakat menjalin kerja sama pengembangan serta pemanfaatan produk dan layanan jasa perbankan bagi anggota maupun calon anggota PWRI.
Kerja sama tersebut juga mencakup pencetakan KTA PWRI yang terintegrasi dengan Kartu Debit Bank Jatim. Integrasi ini akan dikembangkan menjadi Kartu Pintar Elektronis atau e-smart card.
Melalui skema tersebut, kartu anggota PWRI tidak hanya berfungsi sebagai identitas organisasi, tetapi juga terintegrasi dengan layanan keuangan perbankan sesuai ketentuan yang berlaku.
Integrasi KTA dan kartu debit diharapkan dapat meningkatkan kemudahan serta efisiensi anggota PWRI dalam memanfaatkan layanan perbankan Bank Jatim.
Selain pengembangan produk keuangan, kerja sama ini juga mencakup penyelenggaraan kegiatan pendidikan, pelatihan, seminar, dan diskusi bagi anggota maupun calon anggota PWRI.
Kegiatan tersebut nantinya dapat diselenggarakan langsung oleh Bank Jatim ataupun melalui rekanan yang bekerja sama dengan bank tersebut.
Tonny menegaskan, kerja sama dengan PWRI Jawa Timur merupakan bagian dari komitmen Bank Jatim dalam mengembangkan ekosistem layanan keuangan yang inklusif.
Upaya tersebut dilakukan melalui inovasi produk, digitalisasi layanan, serta penguatan kemitraan dengan berbagai organisasi dan lembaga.
Bank Jatim berharap kolaborasi dengan PWRI Jawa Timur dapat terus berkembang dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi anggota organisasi maupun masyarakat luas.
“Melalui berbagai inisiatif strategis tersebut, Bank Jatim akan terus memperkuat perannya sebagai mitra keuangan terpercaya yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan senantiasa menghadirkan layanan perbankan yang relevan, mudah diakses, serta memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutup Tonny.


