SURABAYAONLINE.CO, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian seluruh prajurit TNI dalam menjaga kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta hadir membantu masyarakat dalam berbagai situasi.
Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Khofifah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI, Senin (5/10), yang mengusung tema TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur.
“Selamat HUT ke-81 TNI. Terima kasih atas dedikasi seluruh prajurit dalam menjaga kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan NKRI, dan mengabdi kepada rakyat. Semoga kebersamaan TNI dan rakyat semakin kuat untuk menjaga Indonesia serta mewujudkan kehidupan masyarakat yang semakin sejahtera,” ujarnya.
Gubernur Khofifah menilai, tema HUT ke-81 TNI kali ini menjadi penegasan kekuatan pertahanan negara tidak dapat dilepaskan dari kepercayaan dan dukungan masyarakat. Kedekatan tersebut perlu terus dirawat melalui pengabdian yang profesional, kedisiplinan, kesiapsiagaan, serta kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Ia pun memberikan penghargaan kepada seluruh prajurit TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara yang menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Pengorbanan dan kesiapsiagaan prajurit, kata Khofifah, menjadi bagian penting dalam menjaga ketangguhan pertahanan sekaligus menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.
Khofifah menambahkan, semangat tersebut juga dapat diterjemahkan melalui kolaborasi TNI dan pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Di Jawa Timur, salah satu wujud nyata kerja bersama itu terlihat melalui program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH).
Melalui dukungan APBD Provinsi Jawa Timur dan kolaborasi dengan TNI sepanjang 2019 hingga 2025, sebanyak 38.075 unit rumah telah ditangani. Rinciannya, 35.401 unit melalui kerja sama dengan Kodam V Brawijaya dan 2.674 unit melalui kerja sama dengan Kodaeral V.
Selain perbaikan rumah, kolaborasi dengan Kodam V Brawijaya pada periode yang sama juga mencakup pembangunan 2.062 jamban keluarga. Program tersebut menyasar kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendorong terciptanya lingkungan tempat tinggal yang lebih layak dan sehat.
“Semoga TNI semakin profesional, semakin dekat dengan rakyat, dan senantiasa diberikan kekuatan serta keselamatan dalam menjalankan tugas. Bersama rakyat, kita jaga Indonesia tetap berdaulat dan terus bergerak menuju kehidupan yang semakin adil dan makmur,” pungkasnya. (*)


