Surabayaonline.co, – SAMPANG — RSUD Moh. Zyn Sampang terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan kelas satu bagi masyarakat. Pada Rabu pagi (23/9/2026), rumah sakit daerah ini secara resmi menggelar simulasi akreditasi bersama Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP) di Aula RSUD Moh. Zyn.
Langkah ini menjadi bagian dari gelombang pembenahan mutu pelayanan dan keselamatan pasien yang tengah gencar dilakukan oleh sejumlah RSUD di Indonesia.
Acara penting ini dihadiri langsung oleh Direktur Utama RSUD Moh. Zyn Sampang, Andy Andrian Hasan, S.E., beserta seluruh jajaran manajemen dan sektor struktural rumah sakit.
Humas RSUD Moh. Zyn Sampang, Amin Jakfar, menjelaskan bahwa survei akreditasi ini mencakup serangkaian tahapan ketat. Tim surveior independen tidak hanya memeriksa kelengkapan dokumen administrasi, tetapi juga turun langsung melakukan telusur lapangan ke unit-unit pelayanan serta mewawancarai para staf di titik pelayanan.
“Evaluasi ini menilai kesesuaian standar pelayanan medis, keperawatan, hingga administrasi agar selaras dengan regulasi Kementerian Kesehatan. Target utama kami sangat jelas: meraih status predikat Paripurna, tingkat akreditasi tertinggi sebagai bukti kualitas prima layanan kami,” tegas Amin.
Akreditasi bukan sekadar gugur kewajiban atau syarat administratif pemenuhan regulasi, seperti kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Lebih jauh dari itu, akreditasi adalah fondasi dalam membangun kepercayaan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, proses penilaian mencakup enam fokus utama, yaitu Keselamatan Pasien, Mutu Pelayanan Medis, Tata Kelola dan Manajemen (TKRS), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK), dan Rekam Medis Elektronik (RME).
Kembali dijelaskan Amin, maksud dari enam fokus utama yaitu Memastikan penanganan medis bebas dari risiko cedera atau kesalahan operasional, Menjamin seluruh tindakan mengacu pada panduan klinis yang terintegrasi dari awal masuk hingga pasien pulang, Penguatan struktur organisasi, kualifikasi, serta kompetensi tenaga kesehatan, Penerapan standar kebersihan ketat guna memutus rantai infeksi nosokomial, Pemeliharaan alat medis dan kelaikan infrastruktur gedung, dan Integrasi dan konsistensi pengelolaan data pasien sesuai ketentuan pemerintah.
Selain itu, guna memastikan seluruh elemen rumah sakit siap melayani dengan standar tertinggi, simulasi ini menekankan penguasaan Empat Pilar Utama yang wajib dipahami oleh seluruh staf dan nakes RSUD Moh. Zyn Sampang.
Pertama Hand Hygiene (Kebersihan Tangan), maksudnya Penerapan prosedur cuci tangan yang benar sebagai benteng utama pencegahan infeksi.
Enam Sasaran Keselamatan Pasien (SKP), yaitu Standar ketat untuk meminimalkan risiko insiden selama perawatan, Dan Bantuan Hidup Dasar (BHD), yaitu Keterampilan resusitasi jantung dan paru (RJP) yang wajib dikuasai seluruh pegawai dalam situasi darurat, serta Penggunaan APAR, yaitu Prosedur tanggap darurat penanggulangan kebakaran untuk menjamin keamanan di lingkungan rumah sakit.
Melalui simulasi bersama LARS DHP ini, RSUD Moh. Zyn Sampang optimistis mampu membuktikan eksistensinya sebagai fasilitas kesehatan yang aman, profesional, dan terpercaya bagi seluruh warga Sampang dan sekitarnya.(Man/F-R)


