SURABAYAONLINE.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo meraih peringkat pertama dalam Jamsostek Award Provinsi Jawa Timur. Penghargaan tersebut diterima Bupati Sidoarjo H. Subandi dari Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Timur Adhy Karyono di Hotel Vasa Surabaya, Rabu (16/9/2026).

Subandi mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen Pemkab Sidoarjo dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat.

Menurutnya, perlindungan tersebut menjadi perhatian khusus bagi pekerja rentan dan sektor informal. Kelompok yang disasar antara lain perangkat desa, RT/RW, kader Posyandu, petani hingga nelayan.

“Ini bentuk peran ASN membantu sesama, sedia payung sebelum hujan,” ujar Subandi.

Saat ini, cakupan Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Kabupaten Sidoarjo mencapai 46,4 persen. Pemkab menargetkan cakupan tersebut terus meningkat melalui berbagai inovasi perlindungan pekerja.

Salah satu program yang disiapkan adalah Satu ASN Melindungi Satu Pekerja Rentan. Melalui program ini, setiap ASN akan membantu mendaftarkan satu pekerja rentan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sidoarjo Ainun Amalia mengatakan program tersebut akan mulai diberlakukan bulan depan.

Tahap awal program menyasar 600 PNS pejabat struktural di lingkungan Pemkab Sidoarjo. Setiap ASN nantinya membantu pembiayaan iuran jaminan sosial bagi satu pekerja rentan.

“Iurannya Rp16.800 per pekerja,” kata Ainun.

Menurut Ainun, mekanisme pembayaran iuran, termasuk skema pemotongan gaji ASN, masih dalam tahap pematangan.

Program tersebut diharapkan dapat memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sekaligus memperkuat perlindungan sosial bagi pekerja yang memiliki risiko ekonomi dan pekerjaan.

Dengan capaian UCJ 46,4 persen dan inovasi Satu ASN Melindungi Satu Pekerja Rentan, Pemkab Sidoarjo menargetkan semakin banyak pekerja rentan mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version