SURABAYAONLINE.CO – DPRD Kabupaten Sidoarjo menggelar rapat paripurna penyampaian Laporan Hasil Pembahasan Banggar terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025, Kamis (30/7/2026).

Rapat dipimpin Ketua DPRD H. Abdillah Nasih dan dihadiri Bupati H. Subandi, Forkopimda, pimpinan OPD serta anggota DPRD.

Hasil Pembahasan APBD 2025

1. Pendapatan: Rp5,5 triliun atau 101,3% dari target. Melebihi target Rp73,4 miliar.

2. Belanja: Rp5,464 triliun atau 90%. Masih ada sisa anggaran belum terserap Rp606,7 miliar yang jadi catatan DPRD.

3. Fiskal. Dari semula diproyeksi defisit Rp618 miliar, akhir tahun justru surplus Rp61,7 miliar.

4. SILPA: Rp680,6 miliar, naik Rp37,3 miliar dibanding tahun sebelumnya.

Anggota Komisi B DPRD, Afdhal Muhamad Insan, menyebut hasil audit BPK menunjukkan pengelolaan keuangan sudah sesuai ketentuan administrasi.

Apresiasi Bupati

Bupati Subandi mengapresiasi sinergi eksekutif-legislatif. Ia menyebut kolaborasi ini kunci tata kelola pemerintahan yang baik.

Pemkab Sidoarjo juga kembali meraih opini *Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)* dari BPK RI untuk ke-13 kalinya berturut-turut.

Bupati menegaskan komitmen Pemkab menjalankan keuangan daerah berdasar prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipatif sesuai PP No. 12 Tahun 2019.

DPRD berharap LKPJ APBD 2025 ini jadi dasar penyusunan anggaran ke depan yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik. (Rin)

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version