SURABAYAONLINE.CO, Surabaya – Pemkot Surabaya bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Rumah Sakit Mata Masyarakat (RSMM) Jawa Timur memberikan bantuan kacamata dan cek kesehatan gratis kepada ratusan guru Pos PAUD Terpadu (PPT) di Gedung Wanita Candra Kencana, Jumat (31/7). Bantuan tersebut disalurkan oleh RSMM Jatim dan Baznas Kota Surabaya melalui Bunda PAUD Kota Surabaya.

Bantuan ini diberikan kepada guru PPT sebagai bentuk kepedulian pemkot terhadap kesehatan mata tenaga pendidik di Kota Surabaya. Selain itu, juga untuk menunjang keberlangsungan guru PPT ketika melakukan kegiatan belajar mengajar.

Bunda PAUD Kota Surabaya Rini Indriyani mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada 100 orang guru PTT kali ini. Rini bersyukur, dari 38 kabupaten-kota se-Jatim, Kota Surabaya terpilih sebagai penerima manfaat bantuan kacamata dan cek kesehatan gratis ini.

“Ini sebagai awal kolaborasi RSMM bersama Bunda PAUD, dan terima kasih Baznas yang telah memilih guru PAUD sebagai penerima bantuan kacamata. Ini juga pertama kali Baznas menunjukkan kepeduliannya terhadap Bunda PAUD,” kata Rini.

Rini berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para guru PPT di Kota Surabaya. Selain itu, ia juga berharap ada kolaborasi lanjutan antara RSMM, Baznas Kota Surabaya, dan Bunda PAUD ke depannya.

“Mulai sekarang kita harus aware (peduli) terhadap kesehatan kita, semakin kita aware semakin kita dapat meminimalisir penyakit yang dihadapi. Semoga para bunda bisa semakin sehat dan semangat serta diberikan kebaikan atas apa yang sudah diberikan kepada anak-anak di Kota Surabaya. Semoga tidak sampai di sini saja, dan ada kolaborasi-kolaborasi selanjutnya,” harapnya.

Direktur RSMM Jatim Ayu Mas Kusumayanti menyebutkan, dalam kesempatan ini RSMM tidak hanya memberikan bantuan kacamata saja, akan tetapi juga skrining kesehatan mata kepada para ratusan guru PPT. Ayu mengatakan, bantuan ini penting bagi tenaga pendidik PAUD karena di era serba digital seperti saat ini kacamata sangat dibutuhkan. Karena refraksi atau gangguan mata itu rentan terjadi di era seperti saat ini.

“Setelah kita periksa dari 100 sasaran, hasil dari pemeriksaan itu memang kebanyakan plus. Jadi kebanyakan (kondisi kesehatan matanya) plus, ini sesuai dengan kondisi dan usia ibu-ibu semua. Tapi ini bukan sebagai penyakit, namun alamiah,” kata Ayu.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Surabay, Moch Hamzah turut mengapresiasi Bunda PAUD Kota Surabaya dan RSMM yang telah menunjukkan kepeduliannya terhadap tenaga pendidik PAUD. Menurutnya, guru adalah sosok yang memberikan nilai-nilai dasar atau fondasi kepada anak-anak.(*)

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version