SURABAYAONLINE.CO, Surabaya – Pengembang perumahan Taman Jivva Group menggelar sosialisasi terkait kegiatan pembangunan kawasan perumahan. Acara tersebut digelar di Resto Alami yang ada di Jalan Mastrip, Kebraon, Surabaya dan berlangsung untuk para warga yang ada di lingkungan RW6, Kelurahan Kebraon, Kecamatan Karang Pilang.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh para tokoh masyarakat dan juga dihadiri dan disaksikan langsung oleh , Bhabinkamtibmas Bripka Andy hardyansyah.
“Dalam kesempatan ini, selain melakukan sosialisasi, kami juga menyalurkan tali asih kepada warga setempat yang terdampak pembangunan. Masing-masing warga menerima tali asih dan anggaran kompensasi ganti rugi untuk polusi debu yang diakibatkan pembangunan perumahan,” kata Direktur Utama Taman Jivva Group, Muhammad Rifqi Aziz, Rabu (22/7).
Menurutnya, langkah ini bagian dari komitmen perusahaan untuk meminimalkan dampak sosial dan lingkungan selama proses konstruksi berlangsung. Sosialisasi berjalan interaktif, Tim Taman Jivva memaparkan rencana kerja, durasi pekerjaan, langkah mitigasi polusi dan kebisingan, serta program penghijauan yang akan menyertai pembangunan perumahan yang dikerjakan.
Selain itu, dalam kesempatan itu, pengembang membuka sesi tanya jawab agar warga dapat langsung menyampaikan kekhawatiran dan masukan terkait aktivitas proyek.
Respon positif juga dilontarkan Ketua RT 01 RW 06 Partimah menyambut baik upaya pengembang. Ia mengatakan pembangunan perumahan yang dilaksanakan Taman Jivva Group berpotensi mengangkat perekonomian lingkungan setempat. “Dengan adanya pembangunan perumahan itu lingkungan kami jadi lebih terangkat perekonomiannya. Artinya, harga tanah bisa naik dan tetangga juga tambah banyak,” kata Partimah sambil tersenyum.
Ia menambahkan bahwa warga berharap proyek berlangsung tertib, dengan perhatian serius terhadap kebersihan dan akses jalan selama masa konstruksi.
Dalam pertemuan tersebut, pengembang menjanjikan sejumlah langkah mitigasi untuk mengurangi dampak negatif. Di antaranya, penyiraman rutin untuk menekan debu, pengaturan jam kerja agar tidak mengganggu istirahat warga, serta fasilitas pengaman lalu lintas di titik-titik yang rawan.
Pengembang juga menyebut akan melibatkan tenaga kerja lokal bila memungkinkan, sehingga manfaat ekonomi pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.
Sementara itu, saat dikonfirmasi secara terpisah, Johan Eko Indarto warga RT 01 RW 05 mengatakan, jika dirinya sangat bersyukur dengan adanya pembangunan perumahan yang dilakukan oleh Pengembang Taman Jivva Group.
“Ya Alhamdulillah, dengan adanya pembangunan perumahan ini, kami yang menjadi pedagang ya, menjadi peluang baru ya. Mudah-mudahan dengan adanya perumahan baru ini jualan kami jadi makin laku dan lingkungan tempat tinggal kami juga jadi makin maju,” cetusnya.(*)


