SURABAYAONLINE.CO – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Arifatul Choiri Fauzi, mengapresiasi keberadaan Daycare Petrokimia Gresik yang dinilai tidak hanya memberikan manfaat bagi putra-putri karyawan, tetapi juga bagi anak-anak dari masyarakat sekitar perusahaan.

Apresiasi tersebut disampaikan saat kunjungan kerja Menteri PPPA ke Petrokimia Gresik di Gresik, Jawa Timur. Menurutnya, langkah perusahaan membuka akses layanan daycare bagi masyarakat umum merupakan bentuk kepedulian sosial yang patut menjadi contoh bagi dunia usaha.

“Saya sangat mengapresiasi Petrokimia Gresik. Daycare ini tidak hanya dinikmati anak-anak karyawan, tetapi juga anak-anak dari masyarakat sekitar. Biasanya perusahaan menyediakan daycare untuk karyawan saja sudah menjadi tantangan, tetapi Petrokimia Gresik mampu memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar Arifah Fauzi.

Menteri PPPA menegaskan keberadaan daycare memiliki peran penting dalam mendukung perempuan pekerja. Salah satu tantangan yang masih dihadapi perempuan di dunia kerja adalah beban ganda setelah memiliki anak, yang sering kali berdampak pada keberlanjutan karier mereka.

Menurutnya, fasilitas daycare dapat menjadi solusi untuk membantu perempuan tetap produktif tanpa mengabaikan tanggung jawab pengasuhan anak.

“Beban ganda yang ditanggung perempuan sering memicu pengunduran diri setelah memiliki anak. Mudah-mudahan kondisi tersebut tidak terjadi di Petrokimia Gresik karena perusahaan telah menyediakan fasilitas daycare yang memadai,” katanya.

Selain itu, Arifah menjelaskan bahwa Kementerian PPPA terus mendorong penerapan program Taman Asuh Ramah Anak (TARA) sebagai standar layanan daycare yang berkualitas dan berorientasi pada tumbuh kembang anak.

Berdasarkan hasil peninjauan, Daycare Petrokimia Gresik dinilai telah memenuhi berbagai standar layanan pengasuhan anak yang baik dan berpotensi menjadi model bagi perusahaan lain di Indonesia.

Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menegaskan perusahaan berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

Sebagai bagian dari Pupuk Indonesia, Petrokimia Gresik meyakini keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari kemampuannya menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, inklusif, serta ramah perempuan dan anak.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program kesejahteraan pekerja, termasuk Daycare Petrokimia Gresik yang telah beroperasi sejak tahun 1993 dan dikelola oleh Perkumpulan Istri Karyawan (PIKA) Petrokimia Gresik.

Saat ini, daycare tersebut melayani 56 anak yang terdiri dari 22 putra-putri karyawan Petrokimia Gresik dan 34 anak dari masyarakat umum dengan rentang usia mulai 3 bulan hingga 7 tahun.

“Kami berupaya menghadirkan layanan pengasuhan yang aman, nyaman dan mendukung tumbuh kembang anak sehingga para orang tua, khususnya ibu pekerja, dapat menjalankan perannya dengan lebih tenang dan produktif,” jelas Daconi.

Kunjungan Menteri PPPA ini semakin memperkuat komitmen Petrokimia Gresik dalam menghadirkan lingkungan kerja ramah keluarga sekaligus mendukung tumbuh kembang anak melalui layanan daycare yang inklusif dan berkelanjutan.

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version