Oleh : Gatot Sundoro 

SURABAYAONLINE.CO – Surat Alfatihah demikian istimewanya, namanya aja ada sekitar 35 nama, tidak ada satu surat pun dalam Al-Qur’an yang memiliki nama sebanyak Alfatihah.

Dari sekian banyak nama Alfatihah, yang terkenal adalah ‘ummul kitaab’ (induk Al-Qur’an)

Alfatihah adalah surat yang di agungkan oleh Nabi Saw.

Beliau pernah bersabda sebagai berikut:” Ketahuilah, aku akan mengajarkan kepada kalian satu surat yang paling agung di dalam Al-Qur’an Al Karim. Dia adalah Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin, dia adalah tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dalam Al-Qur’an yang agung.” (HR. Bukhari)

Bahkan termasuk saat mengaminkan bacaan Alfatihah yang dibaca keras oleh imam.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah Saw bersabda:” Jika seorang imam membaca ‘ghairil maghdhubi ‘alahim waladh dhaliin’, karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, dia akan diampuni dosanya yang masa lalu.” (HR. Bukhari)

ALLOH AZZA WA JALLA berfirman:” AKU membagi sholat di antara AKU dan hamba-KU menjadi dua bagian, dan hamba-KU boleh meminta apa saja yang dia mau.

Ketika dia mengucapkan:” Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin.” (Segala puji bagi ALLOH Tuhan Semesta Alam);

Maka ALLOH SWT menjawab:” Hamba-KU telah memuji-KU.”

Ketika dia mengucapkan:” Ar Rahman Ar Rahim.” (Maha Pengasih lagi Maha Penyayang).

Maka ALLOH SWT menjawab:” Hamba-KU telah memberikan pujian kepada diri-KU.”

Ketika dia mengucapkan:” Maliki Yaumiddin,” (Raja yang menguasai pada hari pembalasan).

Maka ALLOH SWT menjawab:” Hamba-KU telah memuliakan-KU.”

Ketika dia mengucapkan:” Iyyaka na’budu wa Iyyaka nasta’in. (Hanya kepada ENGKAULAH kami menyembah dan hanya kepada ENGKAULAH kami memohon pertolongan).

Maka ALLOH SWT menjawab:” Inilah saatnya hamba-KU menyampaikan permintaan dan AKU harus mengabulkannya.”

Ketika dia mengucapkan:” Ihdinas shirathal mustaqim, shirathal ladzina an’amta ‘alahim ghairail maghdhubi ‘alahim waladzhaliin.” (Tunjukkan aku ke jalan yang lurus, jalannya orang-orang yang telah ENGKAU beri nikmat, bukan jalannya mereka yang ENGKAU murkai dan bukan pula jalannya orang-orang yang sesat).

ALLOH SWT pun menjawab:” Inilah saat yang dimiliki oleh hamba-KU dan AKU harus mengabulkan permintaannya.”

(HR. Muslim, Abu Daud dan Tirmidzi)

Membaca surat Alfatihah adalah rukun qauli (bacaan yang diucapkan dengan menggerakkan bibir dan terdengar oleh telinga sendiri) yang wajib dibaca dalam setiap rakaat sholat, tanpa membacanya, sholatnya dianggap tidak sah dan sholatnya harus diulang. Alfatihah berfungsi sebagai dialog antara hamba dan TUHANNYA.

Selain sebagai Ummul kitab, surat Alfatihah juga memiliki keutamaan antara lain:

1. Merupakan surat yang paling mulia.

2. Merupakan cahaya, Ada 2 cahaya dalam Al-Qur’an, yang pertama surat Alfatihah dan yang kedua adalah dua ayat terakhir surat Al Baqarah/ayat 285 dan 286).

3. Surat Alfatihah adalah obat penyakit dan peyembuh dari sihir (Ruqyah).

4. Surat Alfatihah adalah sarana dialog antara hamba dengan RABB-NYA.

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version