SURABAYAONLINE.CO – Ratusan batang pipa baja penampang persegi (pipa hollow) melesat terbang ke depan dari bak pikap pengangkutnya, yang berhenti mendadak untuk mengantisipasi tabrakan, Senin (30/03/2026).
Peristiwa itu terjadi di jalur utama Madiun – Magetan, tepat di depan SPBU 54.633.17, Desa Gambiran, Kecamatan Maospati, Magetan, Jawa Timur. Semua barang muatan pikap tumpah ke jalan raya, yang meski tidak macet namun lalu lintas terganggu sesaat karenanya.
Insiden itu melibatkan sebuah sepeda motor Scoopy bernopol AE 3074 DB yang dikemudikan Lulu, warga Desa Temboro, Kecamatan Karas, Magetan. Sedangkan pikap bernopol AE 8862 NK dikemudikan seorang pria warga Madiun.
Kepada koresponden pengemudi Scoopy, Lulu, menuturkan saat kejadian dia bermaksud hendak belok ke kanan untuk mengisi bahan bakar di SPBU yang berada di kanan jalan. Dia meluncur dari Timur menuju Barat, setelah merampungkan berbagai keperluan pribadinya di daerah Madiun.
Jauh sebelum masuk area SPBU yang dituju, akunya, dia sudah menyalakan lampu sein unuk memberi sinyal kendaraan di belakangnya. Namun karena di depan masih kendaraan yang melintas, dia pun menunggu dan berhenti di antara garis marka jalan.
Disaat itulah tiba-tiba pikap pengangkut material bangunan tadi menabrak tipis bokong sepeda motor Scoopy. Pengemudi Scoopy selamat tanpa cedera, namun seluruh pipa baja masing-masing sepanjang 6 meter terbang melintasinya.
“Saat masih jauh sebenarnya saya sudah menyalakan lampu sein. Kan saya mau beli bahan bakar di SPBU itu. Mau belok kanan. Kok tiba-tiba besi-besi itu berjatuhan di depan saya. Saya dari Madiun. Rumah saya di Desa Temboro,” tutur gadis bercadar hitam itu menjelaskan.
Sementara pengemudi pikap mengaku meluncur dari Madiun, hendak mengirim pipa baja tersebut ke wilayah Magetan. Menurutnya dia mengemudi tidak terlalu kencang, namun kaget tiba-tiba di depannya terdapat pemotor yang berhenti.
“Yang saya pikirkan apakah pengendara motor itu tertabrak atau tertimpa muatan saya. Ternyata tidak apa-apa. Saya tidak terlalu kencang tadi. Mau kirim barang ke daerah Magetan,” ujar pengemudi pikap yang enggan menyebut namanya.
Belum terlihat adanya pihak berwajib di lokasi kejadian. Dimungkinkan tidak ada pihak yang melaporkan kejadian tersebut atau sebab lain.
Arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian kembali normal, setelah material yang berserakan dirapikan pengemudi pikap dibantu warga sekitar. (fin)


