SURABAYAONLINE.CO, Surabaya – Pemkot Surabaya berkolaborasi dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Surabaya, Dharma Wanita Persatuan (DWP), serta Korpri menggelar kegiatan Vaksinasi HPV di Gedung Wanita Candra Kencana, Jalan Kalibokor Selatan No. 2, Surabaya, Kamis (12/2). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas kesehatan perempuan sekaligus mencegah risiko kanker serviks.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Nanik Sukristina menyampaikan bahwa kegiatan vaksinasi HPV bukan sekadar agenda kesehatan, melainkan bagian dari komitmen besar dalam menjaga kualitas hidup perempuan Indonesia, khususnya di Kota Pahlawan. Menurutnya, perempuan memegang peran sentral dalam keluarga dan masyarakat, sehingga ketika perempuan sehat, keluarga akan kuat, dan pada akhirnya kota serta bangsa juga semakin kokoh.

“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Berdasarkan informasi dari panitia, jumlah peserta yang mendaftar mencapai sekitar 500 orang. Ini menjadi gambaran bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan, khususnya dalam pencegahan kanker, terus meningkat,” ujar Nanik.

Ia menjelaskan, kanker serviks hingga kini masih menjadi salah satu ancaman serius bagi perempuan. Data global menunjukkan bahwa kanker serviks menempati peringkat keempat sebagai jenis kanker yang paling sering menyerang perempuan di dunia.

Di Indonesia, penyakit ini berada di urutan kedua kanker perempuan paling umum, dengan rata-rata sekitar 36 ribu kasus baru setiap tahun dan sekitar 21 ribu kematian. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa hampir 70 persen kasus baru ditemukan pada stadium lanjut.

Pemkot Surabaya selama ini juga terus mengintensifkan upaya pencegahan kanker serviks melalui sosialisasi dan skrining deteksi dini secara rutin di seluruh kecamatan. Deteksi dini dilakukan bagi perempuan usia 30-69 tahun dengan metode self sampling dan pemeriksaan HPV DNA, yang kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan lanjutan jika ditemukan hasil positif.

Tak hanya itu, imunisasi HPV juga telah diintegrasikan ke dalam program rutin Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Melalui program ini, vaksinasi HPV diberikan kepada siswi kelas 5 SD dan kelas 9 SMP atau sederajat, sebagai upaya perlindungan sejak dini terhadap penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.

Sementara itu, Kepala Balai Besar POM di Surabaya Yudi Noviandi mengatakan bahwa vaksinasi HPV yang digelar hari ini merupakan bentuk komitmen Korpri bersama Balai Besar POM dalam menginisiasi Gerakan Sejuta Vaksin HPV bagi ASN dan masyarakat. Ia menyebutkan, pada pelaksanaan tahap pertama di Surabaya, jumlah peserta terdaftar yang telah melakukan pendaftaran dan pembayaran mencapai 424 orang.

“Ini adalah kabar yang sangat baik, karena melalui vaksinasi HPV, para peserta, khususnya perempuan, memperoleh perlindungan dari potensi risiko kanker serviks. Bagi kami di Balai Besar POM, selain menjalankan tugas pengawasan obat dan makanan, kami juga berkomitmen untuk berkontribusi dalam upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan masyarakat,” ujar Yudi.(*)

 

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version