SURABAYAONLINE.CO-Ikatan Keluarga Madura (Ikama) Jawa Timur mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga suasana Kota Surabaya agar tetap damai dan teduh. Masyarakat diminta tidak terprovokasi oleh polemik yang melibatkan ormas Madas dengan Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji.
Imbauan tersebut disampaikan Ketua Harian Ikatan Keluarga Madura Jawa Timur, Supai M. Noor, di Surabaya, Kamis (8/1/2026). Ia menegaskan bahwa persoalan yang terjadi sebaiknya diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.
“Jangan kita terprovokasi. Biarlah pertikaian tersebut diselesaikan oleh aparat hukum yang berwenang, apalagi sudah ada pertemuan kedua belah pihak. Karena itu mari kita jaga Surabaya tetap dalam kedamaian,” ujarnya.
Supai mengingatkan bahwa Surabaya sejak masa perjuangan kemerdekaan dikenal sebagai kota multietnis yang menjunjung tinggi nilai persatuan. Hingga kini, kerukunan antarwarga di Kota Pahlawan tetap terjaga dengan baik.
“Jangan sampai kerukunan yang sudah dijaga puluhan tahun ternodai oleh pertikaian yang dilakukan oleh beberapa oknum. Konflik horizontal di Surabaya akan mencederai nilai kebersamaan yang diwariskan para pejuang dan pendiri bangsa,” tegasnya.
Lebih lanjut, Supai juga mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap adanya pihak ketiga yang berupaya memperkeruh suasana demi kepentingan tertentu. Ia berharap tidak ada provokasi lanjutan yang dapat menyeret masyarakat luas ke dalam pusaran konflik.
“Saya berharap tidak ada pihak ketiga yang dengan sengaja memelihara konflik. Jika masyarakat ikut larut, dampaknya akan sangat berbahaya bagi kerukunan sosial di Kota Surabaya,” pungkasnya.


