SURABAYAONLINE.CO, Surabaya – Gen Z saat ini merupakan salah satu kelompok konsumen yang paling aktif dalam industri kecantikan dan perawatan diri. Berdasarkan riset Populix (2024), 87 persen Gen Z dan Milenial Indonesia rutin menggunakan produk skincare lokal, dan mereka semakin memilih produk yang memiliki functional benefits.
Melihat perkembangan tersebut dan perubahan perilaku remaja yang semakin mengutamakan ekspresi diri, relevansi, dan kenyamanan, Eskulin resmi meluncurkan program Kelas Wangi di SMK Ketintang, Surabaya, Kamis (11/12). Ini adalah sebuah kegiatan experiential school-to-school yang menghadirkan pengalaman personal, edukatif, dan kreatif bagi para pelajar.
Group Brand Manager Eskulin Marcheila mengatakan, Eskulin telah menjadi bagian dari perjalanan remaja Indonesia selama lebih dari dua dekade. “Melalui program Kelas Wangi, menciptakan ruang bagi siswa untuk mengenal diri, mengekspresikan diri, dan membangun rasa percaya diri melalui keharuman yang mereka pilih sendiri,” ungkapnya, Kamis (11/12).
Program School to School Kelas Wangi di tahun 2025 ini sebagai rangkaian kegiatan di tiga kota di lima sekolah di Jawa Timur. Program ini menghadirkan pengalaman personal dan interaktif melalui Fragrance Personality Test, Rapot Wangi dari hasil personalisasi wangi berdasarkan kepribadian dan aktivitas siswa, serta aktivitas kreatif seperti Passion Project dan KOL Coaching Clinic.
“Siswa belajar tentang konten kreatif, personal branding, dan eksplorasi minat. Inisiatif ini dirancang tidak hanya untuk memperkenalkan kembali Eskulin Cologne Gel, tetapi juga untuk membangun emotional connection dengan siswa melalui pengalaman yang fun, relevan, dan meaningful. Sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk mengenal diri dan mengekspresikan kepribadian dengan lebih percaya diri,” jelas Marcheila.
Arghie Adriano Hanafi, seorang content creator, turut mengapresiasi pelaksanaan program ini sebagai bagian dari upaya edukatif bagi para pelajar.“Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi para siswa untuk mengembangkan diri dan lebih mengenal potensi mereka sehingga dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri,” ujar Arghie Adriano Hanafi.
Sementara itu, Kepala SMK Ketintang Agung Nugroho, sekolah yang menjadi lokasi pelaksanaan Kelas Wangi, menyampaikan apresiasinya. “Kegiatan Kelas Wangi ini sangat positif karena tidak hanya memberikan edukasi tentang keharuman dan perawatan diri, tetapi juga membuka ruang bagi siswa untuk mengenal diri, mengekspresikan kreativitas, serta membangun rasa percaya diri dalam suasana yang menyenangkan dan relevan,” ungkapnya.
Program seperti ini tentunya sejalan dengan upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa yang percaya diri dan peduli pada penampilan diri sebagai bagian dari penghargaan diri dan persiaplan dalam menuju jenjang selanjutnya. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus dilakukan dan menjangkau lebih banyak pelajar,”pungkas Agung.(*)


