SURABAYAONLINE.CO, Malang – Pemerintah Kota Malang terus berinovasi meningkatkan layanan dasar kepada masyarakat Malang.
Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan dengan peresmian Water Treatment Plant (WTP) dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bango, yang dilakukan langsung oleh Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM, Selasa (5/8).
Dalam kesempatan tersebut, Wahyu menekankan pentingnya sinergi berbagai pihak dalam mencapai kemandirian penyediaan air bersih di Kota Malang.
“Semoga ini menjadi langkah awal positif kita bersama dalam mewujudkan kemandirian air bersih. Hal ini tidak mungkin tercapai tanpa kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta dukungan dari BUMN dan BUMD,” ujarnya.
Wahyu juga menegaskan layanan air minum harus memenuhi semua standar kelayakan dan syarat yang telah ditentukan untuk menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Seperti diketahui, WTP SPAM Bango merupakan bagian hasil amandemen Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Perumda Air Minum Tugu Tirta dan Perum Jasa Tirta I.
Amandemen tersebut menjadi landasan baru dalam pengelolaan air bersih, terutama dari sisi peningkatan kualitas.
“Kualitas air menjadi fokus utama. Air yang disalurkan harus memenuhi standar kesehatan sesuai Permenkes dan Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM),” jelas Direktur Utama Perumda Tugu Tirta, Priyo Sudibyo, SE, S.Sos, MM.
Tahap awal SPAM Bango memiliki kapasitas produksi 200 liter per detik dan akan terkoneksi langsung ke jaringan perpipaan milik Tugu Tirta. Diperkirakan, kapasitas ini mampu melayani kebutuhan lebih dari 15.000 sambungan rumah (SR).
Wilayah distribusi SPAM Bango Tahap 1 mencakup Kecamatan Kedungkandang, seperti kawasan Muharto, Buring, hingga Wonokoyo, yang sebelumnya mengalami keterbatasan suplai air bersih.
Peresmian WTP ini menjadi tonggak baru upaya Pemkot Malang dalam memenuhi kebutuhan dasar warganya. Dengan sistem yang semakin baik dan air yang berkualitas, harapannya tidak ada lagi warga Malang yang kesulitan mendapatkan akses air bersih. (sap)


