SURABAYAONLINE.CO – Di tengah meningkatnya intensitas hujan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sidoarjo bersama Forkopimka dan warga setempat menggelar aksi gotong royong membersihkan sungai di Kecamatan Porong. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (3/1) ini dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Sidoarjo Subandi, dengan dukungan dari Dandim 0816 Letkol Inf. Dedyk Wahyu Widodo, Kapolsek Porong Kompol Ari Priambodo, serta Camat Porong Khoirul Anam.

Kerja bakti ini menyasar normalisasi aliran Sungai Wunut dan Sungai Pamotan yang selama ini dipenuhi eceng gondok dan sampah, sehingga menyebabkan aliran air terhambat. Pemkab Sidoarjo turut menurunkan alat berat dan truk pengangkut sampah untuk mempercepat proses pembersihan.

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Subandi menekankan pentingnya gotong royong sebagai bentuk kekuatan kolektif dalam mencegah bencana, khususnya banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.

“Gotong royong adalah kekuatan kita bersama. Dengan menjaga kebersihan sungai, kita tidak hanya mencegah banjir tetapi juga merawat sumber kehidupan bagi masyarakat,” ujar Subandi.

Menurut Subandi, kegiatan ini bukan hanya sebatas membersihkan sungai, tetapi juga membangun kesadaran warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.

Kapolsek Porong Kompol Ari Priambodo menyampaikan apresiasinya terhadap sinergitas yang terjalin antara pemerintah daerah, TNI, Polri, OPD, serta masyarakat dalam kegiatan ini.

“Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Turunnya seluruh pihak dalam kerja bakti ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi warga agar lebih aktif menjaga lingkungan sekitar,” jelas Kompol Ari.

Sementara itu, Letkol Inf. Dedyk Wahyu Widodo menambahkan bahwa TNI siap mendukung penuh setiap kegiatan yang bertujuan untuk menjaga ketahanan lingkungan dan mencegah bencana hidrometeorologi.

Hasil kerja bakti ini langsung dirasakan oleh masyarakat sekitar. Aliran air di Sungai Wunut dan Sungai Pamotan yang sebelumnya terhambat kini kembali lancar. Normalisasi ini diharapkan dapat mengurangi risiko banjir, khususnya di wilayah-wilayah rawan genangan saat hujan deras.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan sungai sebagai langkah preventif menghadapi cuaca ekstrem.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Forkopimda Sidoarjo berharap kegiatan ini menjadi awal dari program berkelanjutan dalam menjaga lingkungan. Harapannya, langkah-langkah kecil seperti ini akan memberikan dampak besar bagi kelestarian alam dan keselamatan masyarakat di masa depan.

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version