SURABAYAONLINE.COM, Jember – Lahan nganggur yang berada di kawasan hutan Dusun Curah Damar, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, kini bermetamorfosis menjadi spot wisata baru.

Lahan seluas 12,75 hektare tersebut berhasil disulap oleh Sugianto (42) bersama pemuda desa setempat menjadi agrowisata Persemaian Permanen Garahan (PPG) Cluster Durian Pinus. Lokasinya terletak di sebelah utara Jalan Raya Banyuwangi, tepat di sebelah Timur Peternakan Raja Domba di Dusun Curah Damar.

Sugianto mengaku bahwa ia mendapatkan ide untuk menciptakan spot wisata baru ini dari pengalamannya merantau di Bali. Sepulangnya dari perantauan, ia merintis agrowisata PPG sejak tahun 2019.

“Saya mengamati bahwa, setiap lokasi yang dikelola dengan baik, bisa mengundang wisatawan. Saya yakin, jika daerah lain bisa membangun wisata mandiri, maka Jember juga seharusnya bisa.” ujarnya, saat ditemui di lokasi, Jumat (20/1).

Mula- mula ia membuka warung kecil-kecilan di areal hutan tersebut. Sembari merapikan areal tersebut, dia berproses untuk melengkapi fasilitas, sarana, dan prasarana yang diperlukan. Hal ini dilakukannya untuk menciptakan spot wisata dan menarik wisatawan.

Kegiatan ini ia kerjakan bersama pemuda setempat dengan hasil usaha mandiri alias swadaya. Sejauh ini, pihaknya mengaku sama sekali belum menerima bantuan dan dukungan dari pihak pemerintah,dalam pembangunan Agrowisata PPG Cluster Durian Pinus.

“Prosesnya masih 20 persen. Tapi Insya Allah nanti pelan-pelan bisa tambah baik. Fasilitasnya juga akan ditambah sedikit demi sedikit. Vila dan penginapan juga nanti akan ditambah. Supaya wisatawan yang ingin menginap nggak kerepotan cari tempat penginapan,” terangnya.

Saat ini pihaknya telah mampu merekrut 30 orang karyawan. Mereka berasal dari warga lokal. Selain membuka lapangan pekerjaan, pengembangan wisata ini juga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan UMKM lokal. Sebab, muncul spot market place baru di areal wisata.

“Tiketnya murah. Hanya Rp 5 ribu per orang. Parkirnya hanya Rp 2 ribu saja. Tiketnya berlaku sampai jam 16.00 WIB. Kalau kafenya buka 24 jam,” pungkasnya.

Meski masih dalam pengerjaan yang masih jauh dari paripurna, namun area Agrowisata PPG Cluster Durian Pinus telah memiliki berbagai wahana. Seperti greenhouse, vila, fasilitas outbound, pemandian, river tubing, lahan perkemahan yang mampu menampung hingga delapan ribu orang, dan musala.(rid)

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version