SURABAYAONLINE.CO, Sumenep – Anggota Komisi IV DPRD Sumenep Akis Jazuli menilai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan setempat lemah manajemen.
Lemah manajemen dimaksud terkait pengoperasian Perpustakaan Keliling (Pusling) yang masih menggunakan konsep lama yakni hanya menunggu permohonan dari lembaga.
Seharusnya kata Akis, Dinas terkait sudah matang dalam hal itu. Misalnya, membuat jadwal untuk perpustakaan kaliling ke berbagai lembaga di Sumenep.
“Artinya, Dinas itu perlu membuat jadwal. Pekan ini lembaga apa dan seterusnya. Jangan selalu menunggu permohonan dari lembaga untuk mengoperasikan itu. Kurang pro aktif kalau begitu,” ujarnya, Senin (14/11).
Menurutnya, Manajemen itu sangat penting apalagi dalam hal perpustakaan keliling karena menyangkut literasi masyarakat untuk masa depan cerah.
Sementara Kepala Bidang Perpustakaan Sumenep Rasadi mengaku jika selama ini masih menggunakan konsep permohonan dari lembaga untuk pengiperasian Pusling (Perpustakaan Keiling).
“Kami itu menunggu permohonan terlebih dahulu dari lembaga untuk Pusling,” terangnya. (Upek)


