SURABAYAONLINE.CO | BANGKALAN – Momentum hari jadi Kabupaten Bangkalan ke 491, diwarnai dengan kedatangan Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK). Kantor Bupati hingga Rumah Dinas (Pemdopo Agung) Bupati Bangkalan juga ikut di geledah oleh KPK.
Pantauan SurabayaOnline, ada 9 orang rombongan KPK keluar dari Pendopo dengan membawa 2 buah koper berukuran besar, satu berwarna oren satunya lagi berwarna hitam.
Tak seorangpun dari rombongan KPK itu bersuara, mereka langsung membawa kopernya ke dalam mobil Toyota Innova berwarna hitam, yang telah di parkir di halaman pendopo.
Dilokasi, Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Bangkit Dananjaya mengaku, dia hanya diminta untuk mem bec-up proses penggeledahan tersebut. Sehingga pihaknya tidak mengetahui secara gamblang apa yang dilakukan oleh KPK di dalam pendopo.
“Saya tidak tahu secara pasti, kami hanya diminta untuk mem back up saja,” tutur Kasat Reskrim Bangkit, Senin (24/10).
Disisi lain, dijelaskan juga bahwa penggeledahan yang dilakukan oleh KPK, diantaranya Pemkab Bangkalan, setalah dari itu KPK bergeser ke Pendopo Agung dan ke Dinas Perdagangan (Disperindag).
“Setelah dari Pemkab tadi, rombongan KPK dibagi dua, 3 mobil ke Pendopo, sisanya ke Disperindag,” ujar salah satu petugas kepolisian.
Diketahui, penggeledahan yang dilakukan oleh KPK ini disinyalir atas dugaan kasus suap pada assessment jabatan tinggi pratama, dilingkungan Pemkab Bangkalan.


