Upaya Kurangi Resiko Banjir, Pemkot Surabaya Pindahkan Warga Dibawah Jembatan

SURABAYAONLINE.CO – Cuaca merupakan hal yang tidak diketahui olèh siapapun khususnya musim hujan yang diperkirakan akan tiba bulan November justru maju ke bulan Oktober. Hal tersebut membuat Walikota Surabaya Eri Cahyadi terkejut karena proyek perbaikan saluran air di beberapa daerah Surabaya tidak selesai.

“Jadi mohon maaf kepada seluruh warga Surabaya atas ketidaknyamanannya. Kita punya dua pilihan yaitu macet sementara atau banjir besar, “ kata Walikota Surabaya

Dalam kunjungan berikutnya Walikota Surabaya bersama dinas terkait mengunjungi Kampung 1001 Malam dimana sebagian besar warga disana tinggal di bawah jembatan dengan lingkungan yang tidak layak.

Dinas sosial mencatat sekitab 16 KK penghuni bawah kolong jalan tol dan 146 KK warga Kampung 1001 Malam dimana sebagian berasal dari luar Surabaya dan sebagian lagi berasal asli dari Surabaya. Walikota Surabaya merencanakan akan memindahkan warga yang tinggal ditempat tersebut dan memberikan solusi kehidupan yang lebih baik kedepannya.

“Untuk warga Surabaya tidak hanya dipindahkan ke dusun tapi kami persiapkan pekerjaan untuk kehidupan yang lebih layak. Sehingga kehidupan warga tersebut bisa berubah dan pengurangan kemiskinan di Surabaya, “ kata Walikota Surabaya.

Walikota Surabaya juga merencanakan akan membangun rumah pompa di tempat tersebut (sekitar Kampung 1001 Malam) untuk mengurangi dampak bencana banjir di daerah sekitar. Dan untuk para warga yang memilih untuk tetap tinggal ditempat tersebut akan diberikan pelatihan agar bisa mendapatkan penghasilan yang lebih baik.

“Tapi intinya ingin merubah dan menjadikan kawasan ini, karena disini kan tempatnya air ya.. Jadi harus ada rumah pompa sehingga mengurangi banjir di Surabaya, “ tutup Eri. (Faiz)