SURABAYAONLINE.CO | Sampang – Mengingat betapa pentingnya seorang sosok guru bagi bangsa dan guna mencetak generasi muda yang berpendidikan.

Hj. Mimin Junaidi selaku Bunda Paud, meminta kepada suami tercinta Bupati Sampang H. Slamet Junaidi agar membantu kesejahteraan HIMPAUDI melalui APBD.

Hal itu mengingat akan sulitnya mengajar sekelas anak usia dini tersebut dan butuh kesabaran penuh.

“Saya memahami betapa penyabarnya mereka para Guru Paud, mereka selama ini hanya digaji sekitar 50-100 ribuan per-bulan,” tuturnya.

Menyikapi minimalisnya honor tenaga pendidik Paud tersebut, Hj. Mimin meminta Bupati Sampang mendukung mereka dan memberikan kesejahteraan.

Pun demikian, Bupati Sampang H.Slamet Junaidi menyanggupi hal itu dan akan membahasnya dengan BappelitBangda.

“Kami akan mengkomunikasikannya dengan BappelitBangda, dan akan kami anggarkan sebesar Rp. 3.8 Milliar untuk HMPAUDI setiap tahunnya,” papar Bupati Sampang. Senin (17/10).

Pria yang akrab disapa Aba Idi tersebut, merupakan pria yang responsif dalam setiap keadaan dan keluhan masyarakatnya.

“Kami berharap, dengan kebijakan ini bisa membantu guru Paud dalan mengajar anak usia dini dan tambah semangat dalam mengajar,” tuturnya.

Hal itu ia lakukan, karena Kabupaten Sampang membutuhkan tenaga pengajar untuk menciptakan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang baik.

“Kami sangat butuh bantuan tenaga pengajar untuk bersinergi dalam meningkatkan IPM kami. Saya titip kepada 1632 guru paud yang ada, untuk bekerja dari hati, guna mempersiapkan generasi penerus yang baik.” Pungkasnya

Yang hal itu ia sampaikan, saat menghadiri kegiatan Syiar Paud Kabupaten Sampang 2022 bersama Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) di Pendopo Kabupaten Sampang. (hbb)

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version