SURABAYAONLINE.CO, Sumenep – Sedikitnya tiga Wilayah di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Rimur diprediksi mengalami kekeringan kritis pada puncak musim kemarau Tahun 2022.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Sumenep Wahyu Kurniawan Pribadi mengungkapkan, tiga Wilayah itu yakni Kecamatan Pasongsongan di Desa Prancak, Kecamatan Talango Desa Kombang dan Poteran, serta Kecamatan Batuputih yang hampir semua wilayahnya rawan kekeringan.
“Puncak musim kemarau diprakirakan terjadi sejak Agustus hingga Sepetember,” terangnya, Sabtu (6/8).
Pihaknya mengatakan, tiga wilayah diprediksi mengalami kekeringan saat dilakukan pemetaan di semua Kecamatan di Sumenep. Baik daratan atau kepulauan.
“Kekeringan kritis dibagi menjadi tiga kategori. Kritis, langka dan kering langka kritis,” jelasnya
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi ketersediaan air bersih termasuk menghemat air agar tidak kebingungan bila puncak musim kemarau.
Sebagai antisipasi itu, kata Wahyu, BPBD setempat telah mempersiapkan pendistribusian air bila ada laporan dari masyarakat yang membutuhkan.
Selain menghemat air, lanjutnya, masyarakat juga diimbau untuk tidak menebang pohon utamanya di daerah sumber air serta mewaspadai potensi kebakaran. (Upek)


