SURABAYAONLINE.CO|Jember – Tim drum band Sampang sesalkan keputusan dari Juri di lomba Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI). Hal ini dinilai bisa membuat mental Kontingen dari Kabupaten Sampang down dan frustasi.

Hal itu dialami Atlet PDBI Kabupaten Sampang saat mengikuti Lomba Drum Band Campuran Putra Putri, dengan nomer Lomba Berbaris Jarak Pendek (LBJP) jarak 400 meter di Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov)  Jawa Timur VII Tahun 2022 yang bertempat di Stadion Jember (GSJ).

Soleh pelatih PDBI Kabupaten Sampang sangat menyesalkan sikap juri yang dinilai mencederai sportivitas.

“Di lomba LBJP jarak 400 meter, Kontingen kami Kabupaten Sampang memperoleh hasil prestasi limit waktu 2 menit 33 detik, sedangkan Gresik  2 menit 44 detik dan Kediri 2 menit 58 detik,” jelasnya.

Namun sangat disayangkan, keputusan juri tidak sesuai fakta di lapangan.

“Seharusnya dengan prestasi limit tercepat seperti itu, atlet kamilah yang menjadi juara pertama atau mendapat medali Emas, namun yang sangat disayangkan malah kami menjadi juara ke-3 atau medali perunggu,” kesalnya.

Pun, saat pihak Soleh melakukan protes sesuai prosedur yang ada, pihak juri tetap tidak merespon dengan semestinya.

“Saya sudah melakukan protes kepada juri berdasarkan bukti autentik berupa video, namun pihak juri tetap tidak mengubah keputusannya dengan alasan diduga ada gerakan lari dalam lomba langkah cepat itu,” tukasnya.

Sementara Ketua KONI Kabupaten Sampang H. Abdul Wasik tetap akan melakukan protes dan melakukan banding.

“Kalau alasan juri cuma dugaan atau diduga, itu alasan yang kurang jelas. Kami tetap akan lakukan protes ke dewan hakim dan mengajukan banding ke mahkamah,” tegasnya.

Adapun Dudi Harjantoro Binpres Jatim saat dikonfirmasi via telfon oleh Media Surabayaonline.co menyarankan agar pihak PDBI Kabupaten Sampang mengajukan banding ke Dewan Hakim.

“Lakukan banding mas secepatnya ke Dewan Hakim Porprov Jatim,” singkatnya.

Juga Panitia Porprov Jember Adi Kurniawan saat dikonfirmasi via telfon menyarankan agar melakukan konfirmasi ke Komite Wasit.

“Saya bagian panitia Porprov Jember mas,  jadi kurang enak kalau saya yang jelaskan, kalau tentang protes atau hal keberatan. Pean ke bagian Komite Wasit saja,” pungkasnya. (bie).

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version