Dinilai Tak Becus Tangani Jalan, Dinas PU Bina Marga Sumenep Akan Dikepung Warga

SURABAYAONLINE.CO, Sumenep – Aktivis Masyarakat Pantura yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Reformasi Melawan (ALARM) dan Aliansi Pemuda Timur Daya (API) akan mengepung Dinas PU Bina Marga.

Pengepungan dijadwalkan pada Rabu, (18/5) terpusat di depan kantor Dinas PU Bina Marga Jl. Dr Sutomo, Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Aktivis Masyarakat Pantura Syaiful Bahri menjelaskan, pengepungan itu sebagai bentuk protes kepada Dinas terkait lantaran dinilai tak becus menangani jalan kabupaten di wilayah pantura.

Jalan pantura yang dikabarkan rusak itu di sepanjang Pantai Badur Kecamatan Batu Putih menuju Lombang, Kecamatan Batang-Batang.

“Jalan tersebut rusak parah,” terangnya, Minggu (15/5) kepada Surabayaonline.co

Selain jalan penghubung antar destinasi wisata alam juga pusat arus lalulintas warga dalam menjalankan aktivitas perekonomian.

Ketika jalan tersebut terus dibiarkan rusak, kata dia, maka aktivitas perekonomian terhambat dan banyak korban yang berjatuhan.

“Saya sendiri saksi mata banyak korban yang jatuh akibat jalan rusak itu,” katanya

Warga pantura itu mengaku sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Mulai dari aparat desa, Kecamatan hingga Kabupaten terkait jalan tersebut. Namun, tidak ada itikad baik.

“Sudah dua tahun yang lalu kita koordinasikan persoalan itu. Tapi sampai saat ini tidak ada itikad baik. Maka dari itu kami akan kepung dinas PU Bina Marga,” ujarnya

“Siapa tau kalau sudah dikepung mereka sadar,” pungkasnya. (Upek)